10.2 C
New York
Senin, Maret 4, 2024

Buy now

Tak Lama Lagi Genting Oil Segera Beroperasi Di Teluk Bintuni

“Kalau sekarang menjadi dua bisnis besar. Selain menghasilkan gas untuk Petrokimia, dia juga membangun kilang LNG. Skala investasinya meningkat, tentunya perluasan lapangan kerja juga lebih besar,”

Indikatorpapua.com | Jakarta – Genting Oil dalam waktu dekat akan segera beroperasi dengan membangun secara bertahap. Hal itu dikatakan Bupati Teluk Bintuni Petrus Kasihiw, usai menghadiri undangan silaturahmi bersama pihak Manajemen Genting Oil Kasuri Pte Ltd.

Pertemuan yang berlangsung pada Rabu (29/3/2023) di Kantor Pusat Genting Oil Kasuri Pte Ltd DBS Bank Tower, Lantai 16, Jalan Prof. Dr. Satrio Kav.3-5 Jakarta ini, sekaligus up date status pengembangan lapangan Asap – Kido – Merah di Blok Kasuri.

“Genting Oil yang sudah pernah hadir di Bintuni dalam eksplorasi. Dan setelah eksplorasi ditemukan sumur-sumur produktif,”ucapnya.

“Dari pertemuan tadi, kita mendapat penjelasan bahwa Genting Oil segera beroperasi dengan membangun secara bertahap tiga sumur gas, Kido, Merah dan Asap, sekaligus akan membangun kilang,” katanya lagi.

Lanjut Bupati, Genting Oil akan menggandeng perusahaan yang sama-sama berasal dari Malaysia. Tidak hanya menyuplai gas seperti ke Petrokimia, perusahaan tersebut juga diberi tugas oleh pemerintah yakni membangun kilang.

“Jadi juga membangun LNG. Memang ini kebijaksanaan baru dari pemerintah pusat, dan tentunya ini kita akan menyambut baik. Sehingga kegiatan-kegiatan tahap awal ini, kita konsentrasi pada penyiapan atau pembebasan lahan lokasi perusahaan,” bebernya.

Bupati menjelaskan, usai pertemuan di Jakarta, akan dilakukan pertemuan lanjutan bersama tim Genting Oil di Kabupaten Teluk Bintuni, di mana waktunya yaitu pada pertengah April 2023 mendatang.

Ia juga memaparkan, sesuai rencana operasional, pembangunan dilakukan sebanyak tiga tahap. Yakni pada tahun 2023, 2024 sampai dengan 2027.

Ditambahkan, jika persoalan pembebasan lahan dapat diselesaikan tahun ini, maka ada percepatan tahapan-tahapan pembangunan.

“Jadi saya berharap agar Pemda Teluk Bintuni bisa membantu berkomunikasi juga dengan masyarakat adat setempat, Suku Besar Sumuri, terutama pemilik-pemilik lahan atau ulayat, agar bisa segera bisa diselesaikan persoalan tanah,” bebernya.

Menurutnya, semakin cepat Genting Oil beroperasi, para pemuda di daerah tersebut yang belum bekerja, yang tengah menganggur setelah bekerja, atau yang telah lulus dari Pusat Pelatihan Teknik Industri Minyak dan Gas Teluk Bintuni (P2TIM-TB), dapat direkrut masuk di perusahaan tersebut.

“Kalau sekarang menjadi dua bisnis besar. Selain menghasilkan gas untuk Petrokimia, dia juga membangun kilang LNG. Skala investasinya meningkat, tentunya perluasan lapangan kerja juga lebih besar,” ujarnya.

Dalam kesempatannya Bupati juga berharap, masyarakat tetap berjalan sesuai dengan komitmen amdal yang sudah disepakati.

“Amdal yang sudah disepakati sedikit banyak telah memperhatikan aspirasi masyarakat Suku Besar Sumuri. Jadi harapan saya, masyarakat Suku Besar Sumuri juga membantu agar penyiapan lahan ini bisa selesai,” pungkasnya.

Pewarta : Wawan.

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
3,913PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan