25.4 C
New York
Jumat, Juni 21, 2024

Buy now

Dinkop UKM Papua Barat gelar Kegiatan Penilaian Kesehatan Koperasi,di Manokwari

Manokwari, Indikatorpapua.com – Pemerintah Provinsi Papua Barat melalui Dinas Koperasi dan UKM Papua Barat secara simultan menggalakan penguatan manajemen kelembagaan Koperasi yang difokuskan pada Penilaian Kesehatan Koperasi, meliputi tata kelola, profil risiko, kinerja keuangan dan permodalan. Selasa (4/6/2024).

Penjabat Gubernur Papua Barat dalam sambutan tertulis yang dibacakan Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM Setda Papua Barat, Drs. Muhammad A. Tawakal menekankan pentingnya pengelolaan Koperasi secara Profesional pada pembukaan kegiatan Penilaian Kesehatan Koperasi, meliputi tata kelola, profil risiko, kinerja keuangan dan permodalan di salah satu Hotel di Manokwari, 21-22 Mei 2024.


“Koperasi sebagai badan usaha yang berbadan hukum haruslah dikelola secara profesional dengan menerapkan prinsip keterbukaan, transparansi dan akuntabilitas yang dapat diakui, diterima dan dipercaya, baik oleh anggota pada khususnya maupun oleh masyarakat pada umumnya”, ucap Tawakal.


Ia mengungkapkan, mewujudkan koperasi yang kuat, sehat, mandiri, tangguh, dan berdaya saing sesuai dengan jatidiri Koperasi, maka perlu untuk meningkatkan akuntabilitas, kepercayaan, kepatuhan, kesinambungan, agar dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya kepada anggota dan masyarakat.

“Dan didalam mendukung agar tujuan koperasi sebagaimana dimaksud tersebut terwujud maka yang diperlukan adalah adanya penilaian Kesehatan yang meliputi tata Kelola, profil resiko, kinerja keuangan dan permodalan”, imbuh Tawakal
Penilaian Kesehatan Koperasi Pemeriksaan Koperasi yang dilaksanakan menggunakan parameter yang terukur meliputi Tata Kelola, Profil Resiko. Kinerja Keuangan dan Akuntabilitas.


“Dengan adanya parameter ini maka diharapkan Pengurus Koperasi dapat memahami bagaimana Penilaian Kesehatan yang akan dilaksanakan”, ucap Tawakal.


Dalam penilaian Kesehatan Koperasi apabila mendapat penilaian predikat Cukup Sehat ataupun dinyatakan Tidak Sehat maka diharapkan koperasi harus dapat mengetahui aspek apa saja yang menyebabkan Koperasi belum mencapai predikat Sehat.


Dengan adanya parameter yang terukur tersebut dapat membantu Koperasi untuk selanjutnya bisa menindaklanjutinya agar bisa memperbaiki aspek – aspek yang ada untuk mencapai Predikat Sehat.
Tawakal juga mengingatkan pelaku usaha Koperasi tentang dinamika Dalam pengisian atau penginputan data koperasi tidak sedikit dinamika yang terjadi, karena memang harus dipahami bahwa kondisi satu koperasi dengan koperasi lainnya tidak sama sehingga dalam inputan akan ada perbedaan.


Dengan adanya Kegiatan yang secara berkala dilakukan Oleh Dinas Koperasi, UKM Provinsi Papua Barat diharapkan kedepan akan mampu memberikan manfaat yang lebih besar
Terkait dengan keterbatasan SDM maupun Dana yang dimiliki Kabupaten yang berada di Lingkungan Provinsi Papua Barat maka Dinas Koperasi, UKM Provinsi Papua Barat berupaya untuk membantu dengan menyelenggarakan kegiatan Penilaian Kesehatan KSP/USP yang dilakukan di Kabupaten Manokwari dengan Peserta dari seluruh Kabupaten di Provinsi Papua Barat.

Pewarta : Wawan./IP-02

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini