17.6 C
New York
Rabu, Mei 25, 2022

Buy now

Warga Kampung Patimburak Fakfak Ingin Pesantren Enterpreneur Berdiri

“Warga menginginkan selain bekal ilmu agama anak-anak juga memiliki jiwa wirausaha”

Indikatorpapua| Fakfak-Warga Muslim di Kampung Patimburak Distrik Kokas Kabupaten Fakfak Provinsi Papua Barat berkeinginan pesantren enterpreneur dibangun di kampung tersebut.

Aspirasi masyarakat itu disampaikan saat anggota Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB) dari Kelompok Agama (Pokja) Agama melakukan kunjungan kerja di kampung itu pada Minggu (16/1)

“Ide itu muncul dari masyarakat. Warga menginginkan, selain memiliki bekal ilmu agama anak-anak juga memiliki jiwa wirausaha,” kata Anggota Pokja Agama MRP Papua Barat, Dulhamidin Furu, Selasa (18/1).

Dulhamidin menjelaskan Patimburak merupakan salah satu kampung yang menyimpan sejarah peradaban Islam di tanah Papua. Pada sisi lain kampung ini memiliki kekayaan sumber daya alam yang dapat mendukung perekonomian masyarakat.

“Di sana ada situs religi, dimana masjid pertama di tanah Papua dibangun di kampung ini. Menurut kami masyarakat kampung Patimburak ini wawasanya sangat bagus dan sudah memiliki pandangan jauh kedepan kira-kira harus seperti apa kampung ini nantinya,” kata dia lagi.

Pria yang akrab disapa Noy ini berpandangan jika pesantren enterpreneur benar-benar berdiri di kampung ini maka hal itu Patimburak bisa menjadi kampung percontohan di tanah Papua.

“Ini bisa jadi pilot project di Papua Barat bahkan tanah Papua. Di sana ada situs religi, potensi sumber daya alam berupa hutan mangrove dan tentu masyarakat punya kearifan lokal,” ujarnya lagi.

Selama ini, ungkap Noy, masyarakat sudah memiliki produk lokal berupa makanan olahan kepiting serta udang yang dipanen dari hutan mangrove.

Aspirasi masyarakat ini akan dibawa ke MRP untuk dibahas lebih lanjut serta didorong agar mimpi warga muslim Patimburak dapat terwujud.

Noy menjelaskan kegiatan jaring aspirasi masyarakat yang dilakukan Pokja agama ini sebelumnya juga dilakukan di Kabupaten Teluk Bintuni.

“Dari Teluk Bintuni kami lanjut ke Fakfak, kampung Patimburak kami pilih karena ada situs religi berupa peninggalan sejarah Islam yakni masjid pertama dan tertua di tanah Papua,” ucap Noy

Ia menambahkan Kepala Kampung Patimburak Dahlin berharap ide warga ini segera dieksekusi baik di pemerintah kabupaten, provinsi, maupun pusat.

“Masyarakat bilang sudah sekitar 20 tahun tidak ada pejabat pemerintah perkunjung ke Patimburak. Sehingga saat kami datang mereka sangat antusias dan memanfaatkannya untuk menyampaikan aspirasi ini,” sebut Noy.|

Pewarta : Muh Habib Madil