13 C
New York
Senin, Mei 20, 2024

Buy now

Selain Dapat Pelayanan Medis Pasien Yang Berkunjung Di Poliklinik RSUD Teluk Bintuni Memperoleh Penyuluhan Kesehatan

Indikatorpapua.com | Bintuni – Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah kondisi dimana tekanan darah atas (sistolik) ≥ 140 mmHg, dan atau tekanan darah bawah (diastolic) ≥ 90 mmHg yang diukur saat kondisi istirahat (3-5 menit).

Meskipun terkadang hipertensi tidak bergejala, hipertensi merupakan penyakit berbahaya karena merupakan penyebab utama stroke, serangan jantung, dan gagal jantung.

Selain dengan obat-obatan, hipertensi dapat diatasi dan dicegah dengan pola makan yang sehat. Pola makan yang sehat untuk mengatasi hipertensi biasa disebut sebagai Dietary Approaches to Stop Hypertension (DASH). Hal tersebut belum lama ini disampaikan dr. Ervan Zuhri, Sp.JP, FIHA, spesialis jantung dan udara saat melakukan penyuluhan kepada pasien-pasein yang sedang berkunjung di Poliklinik RSUD Teluk Bintuni, Kamis (18/5/2023).

“Kegiatan penyuluhan tersebut memiliki sasaran kepada pasien-pasien yang berkunjung ke Poliklinik RSUD Teluk Bintuni,” tuturnya.

Menurutnya, Inti dari pola makan yang sehat untuk pasien hipertensi adalah makanan yang mengandung banyak kalium, kalsium, dan magnesium, serta makanan yang sedikit mengandung garam (pengawet atau penyedap rasa), lemak jenuh, dan kalori (gula). Berikut ini makanan yang dianjurkan untuk mengatasi dan mencegah hipertensi.

Beras merah, roti yang terbuat dari gandum utuh (whole grain), atau sereal yang dapat dikonsumsi 6 sampai dengan 8 porsi sehari. Satu porsi beras merah atau sereal matang sama dengan setengah cangkir, sedangkan satu porsi roti gandum sama dengan satu lembar roti.

Sayuran yang dapat dikonsumsi 4 sampai dengan 5 porsi sehari. Satu porsi sayuran sama dengan satu cangkir sayuran mentah atau matang, sedangkan apabila dibuat jus, satu porsi sayuran sama dengan setengah cangkir jus sayuran. Jenis sayuran yang dikonsumsi boleh apa saja jika tidak terdapat penyakit lain, misalnya kadar asam urat yang tinggi.

Buah-buahan yang dapat dikonsumsi 4 sampai dengan 5 porsi sehari. Satu porsi buah sama dengan satu buah ukuran sedang, misalnya 1 buah apel atau jeruk, atau jika dibuat jus sama dengan setengah cangkir jus tanpa gula. Jenis buah yang dikonsumsi boleh apa saja jika tidak terdapat penyakit lain, misalnya diabetes atau gagal ginjal kronik stadium lanjut.

Susu atau yoghurt rendah (bebas) lemak yang dapat dikonsumsi 2 sampai dengan 3 cangkir sehari. Satu ons daging ayam atau sapi (tanpa lemak), satu ons ikan (tanpa garam), atau satu butir telur yang dapat dikonsumsi 1 kali sehari.

Kacang-kacangan, biji-bijian dan polong-polongan yang dapat dikonsumsi 4 sampai dengan 5 porsi seminggu. Satu porsi adalah 1/3 cangkir kacang, 2 sendok makan selai kacang, 2 sendok makan biji, atau 1/2 cangkir legum matang (kacang kering atau kacang polong).

Menghindari makanan yang berminyak dan berlemak. Lemak dan minyak yang boleh dikonsumsi adalah 2 sampai 3 porsi sehari. Satu porsi terdiri dari 1 sendok teh margarin lunak, 1 sendok teh minyak sayur, 1 sendok makan mayones, atau 2 sendok makan saus salad.

Menghindari makanan yang manis atau kandungan gula yang tinggi. Gula tambahan yang dianjurkan adalah ≤ 5 porsi dalam seminggu. Satu porsi adalah 1 sendok makan gula, jeli atau selai.

Menghindari makanan yang asin atau mengandung garam atau pengawet atau penyedap rasa. Konsumsi garam yang dianjurkan adalah ≤ 1 sendok the per hari atau ≤ 2300 mg natrium.

dr. Ervan Zuhri, Sp.JP, FIHA juga menerangkan, selain menjaga pola makan yang sehat, menjaga berat badan tetap ideal dengan berolahraga rutin juga merupakan hal yang penting dalam mengatasi dan mencegah hipertensi. Olahraga yang dianjurkan adalah olahraga intensitas sedang, seperti jalan cepat, jogging, atau bersepeda. Dianjurkan olahraga 5-7 per minggu dengan durasi olahraga 30 menit per sesi.

Pewarta : Wawan.

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini