19.6 C
New York
Rabu, Mei 25, 2022

Buy now

Gabungan Mahasiswa dan Rakyat Gelar Aksi Demo Tolak Pendudukan Militer di Tambrauw

Indikatorpapua.com|TAMBRAUW- Gabungan Mahasiswa dan Rakyat di Tambrauw Papua Barat melakukan aksi unjuk rasa menolak dan meminta Pemerintah Daerah dan DPRD setempat tarik Pasukan TNI di Daerah tersebut.

Aksi unjuk rasa dengan membawa spanduk dan Pemfled yang menuliskan tentang Tolak Pembangunan Kodim di Tambrauw, itu dilakukan dihadapan Bupati dan Sekda serta Ketua dan para Anggota DPRD di FEF Ibukota Tambrauw.

Ketua DPRD Tambrauw bersama Bupati saat menemui Pendemo

Kordinator Aksi Yohanis Mambrasar kepada Media ini mengatakan, aksi tersebut dilakukan dalam rangka menolak keberadaan Militer TNI di Daerah Tambrauw serta mendesak Bupati dan DPRD menolak Pembabgunan Koramil, Pos Babinsa, Kodim dan Satgas di Daerah tersebut

Masa aksi demo saat menyampaikan Aspirasi dihadapan Ketua dan Anggota DPRD Tambrauw

“Kami mendesak pelaku kekerasan terhadap Moses Yewen diproses hukum, juga  warga mendesak pemerintah dan TNI menutup membubarkan Kodim, Koramil-Koramil, Babinsa-Babinsa dan Satgas” kata Yohanis Mambrasar SH. Selasa (14/4-2021)

Aksi warga ini diterima langsung oleh Bupati Kabupaten Tambrauw Gabriel Asem, Ketua DPRD Tambrauw Cosmos Baru, Sekertaris Daerah Kabupaten Tambrauw Enggelbertus Kocu dan Beberapa  anggota DPRD lainnya. 

Masa juga menyerahkan Pernyataan Sikap sebagai bentuk Aspirasi kepada Pemerintah Daerah dan DPRD Tambrauw.

Bupati dan DPR mengatakan menerima aspirasi ini. Selanjutnya Bupati berjanji akan menfasilitasi pertemuan bersama antara Pemerintah, DPR, Perwakilan Demonstran, Dandim, Kapolres pada hari Kamis 15 April 2021 di Gedung DPRD Tambrauw untuk membicarakan aspirasi warga Tambrauw ini.|Laporan: Mohamad Raharusun