Musisi D4vd telah didakwa dengan pembunuhan tingkat pertama atas kematian seorang gadis remaja yang tubuhnya yang dipotong-potong ditemukan di dalam mobil yang terhubung dengannya, kata jaksa di Los Angeles County.
Pemuda berusia 21 tahun, yang nama aslinya David Burke, dituduh membunuh Celeste Rivas Hernandez berusia 14 tahun, yang dilaporkan hilang pada tahun 2024.
Jasadnya ditemukan pada bulan September di dalam Tesla Model Y yang telah ditarik dari Hollywood Hills setelah terlihat ditinggalkan, menurut dokumen pengadilan.
Penyelidik mengatakan kendaraan itu terdaftar atas nama Burke dan dibiarkan terlantar sebelum diangkut. Pemeriksaan mobil tersebut mengungkapkan sebuah kantong mayat yang berisi sisa-sisa yang sudah membusuk. Otoritas mengatakan tubuh korban telah dipotong-potong, dengan sisa-sisa tambahan ditemukan dalam tas kedua.
Penyebab kematian belum dibocorkan secara publik, dengan perintah pengadilan yang masih memblokir detail autopsi.
Para pengacara Burke mengatakan dia tidak bersalah, menyatakan bahwa bukti akan menunjukkan bahwa dia “tidak membunuh Celeste Rivas Hernandez dan dia bukanlah penyebab kematian gadis tersebut.”
Kasus ini menarik perhatian luas, sebagian karena profil yang meningkat dari Burke. Dikenal secara profesional sebagai D4vd, ia mendapatkan popularitas setelah trek penampilannya “Romantic Homicide” yang viral secara online pada tahun 2022.
Setelah penemuan tubuh, penyanyi ini awalnya melanjutkan tur sebelum membatalkan pertunjukan saat spekulasi di sekitar kasus ini meningkat.
Otoritas telah menyelidiki kasus ini selama berbulan-bulan, dengan penyelidikan juri sebelumnya memeriksa bukti dan kesaksian saksi.
Penyelidikan ini juga menimbulkan pertanyaan apakah karya seni seorang artis dapat digunakan di pengadilan.
Di bawah undang-undang California tahun 2022, jaksa wajib menghadapi batasan ketat dalam memperkenalkan lirik lagu atau konten kreatif sebagai bukti, dengan kekhawatiran tentang prasangka dan perlindungan kebebasan berbicara.
Analis hukum mengatakan materi tersebut hanya bisa digunakan jika langsung relevan dan tidak terlalu merugikan – sebuah standar tinggi yang jarang disetujui oleh pengadilan.
Burke diwakili oleh Blair Berk, salah satu pengacara pembela pidana paling terkemuka di Hollywood.
Lulusan Harvard Law School, Berk telah membangun reputasi dalam menangani kasus-kasus yang melibatkan selebriti dan figur publik. Klien masa lalunya termasuk Harvey Weinstein, Kanye West, Lindsay Lohan, dan Britney Spears.
Dia dikenal dengan pendekatan strategis dan rahasia yang berfokus bukan hanya pada pembelaan di pengadilan tetapi juga pada mengelola persepsi publik dalam kasus-kasus yang menarik perhatian media intens.




