Doug Pagitt, seorang pendeta evangelis progresif, mengatakan dia yakin pemerintah menerapkan “narasi Kristen yang sangat spesifik” untuk menjaga agar kaum evangelis tetap mendukung dan koalisi Trump, Make America Great Again (MAGA), tetap utuh.
“Apa yang mereka katakan adalah Trump berada di pihak Tuhan. Anda bisa beristirahat dengan tenang di malam hari,” katanya. “Karena tanpa koalisi Kristen, basis dukungan MAGA akan terpecah belah.”
Menurut jajak pendapat Reuters/Ipsos yang diterbitkan pekan lalu, 60% responden menentang serangan militer AS terhadap Iran. Survei tersebut menyoroti kesenjangan partisan yang mendalam, dengan 74% pendukung Partai Republik mendukung perang dibandingkan hanya 22% pendukung Demokrat.
Penginjil terkemuka Franklin Graham memuji serangan terhadap Iran dalam istilah alkitabiah dan menyamakan Trump dengan tokoh alkitabiah Esther, seorang ratu Yahudi yang, menurut Alkitab, diangkat oleh Tuhan untuk menyelamatkan rakyatnya dari kehancuran di Persia kuno, yang sekarang menjadi Iran modern.
Ken Peters, pemimpin Gereja Patriot di Tennessee, menyampaikan pesan itu kepada jemaatnya pada hari Minggu lalu, menyuarakan harapan bahwa perang akan menghasilkan “Iran yang pro-Israel, pro-Amerika” – sebuah komentar yang mendapat tepuk tangan, menurut rekaman video yang dibagikan pendeta pro-Trump tersebut kepada Reuters.
“Kami melihat Trump sebagai tokoh dunia yang dipakai Tuhan untuk membantu kami,” kata Peters dalam sebuah wawancara, seraya menambahkan bahwa ia mendukung perang tersebut dalam kerangka agama.
Hegseth khususnya telah menggunakan bahasa keagamaan secara terang-terangan untuk membingkai perang tersebut. Pada hari Minggu, dia menyamakan penyelamatan awak pesawat AS di Iran dengan kebangkitan Yesus Kristus pada hari Minggu Paskah.
“Seorang pilot terlahir kembali, semua pulang dan bertanggung jawab, sebuah bangsa yang bergembira,” ujarnya. “Tuhan itu baik.”
Dalam sebuah pernyataan kepada Reuters, Sekretaris Pers Pentagon Kingsley Wilson mengatakan para pemimpin masa perang telah lama menganut iman Kristen, merujuk pada contoh mantan Presiden Franklin D. Roosevelt yang membagikan Alkitab kepada tentara selama Perang Dunia II.





