Letnan Jenderal Waidi Shaibu, Kepala Staf Angkatan Darat (COAS) Angkatan Darat Nigeria
Angkatan Darat Nigeria sedang mengambil langkah-langkah penting menuju modernisasi kemampuan operasionalnya melalui integrasi perang drone dan keahlian penerbangan tempur ke dalam pelatihan dan operasi lapangan.
Pengembangan tersebut disorot oleh Kepala Staf Angkatan Darat, Letnan Jenderal Waidi Shaibu, selama Pekan Pelatihan Senjata Komabt Angkatan Darat Nigeria yang diselenggarakan di Jaji, Negara Bagian Kaduna. Inisiatif ini mencerminkan dinamika perang modern, di mana pengumpulan intelijen, surveilans, serangan presisi, dan kemampuan respons cepat semakin menjadi fokus utama dalam operasi kontra-terorisme dan keamanan internal.
Menurut siaran di AIT News, pekan pelatihan tersebut memberikan platform untuk tinjauan operasional, inovasi, dan keterlibatan profesional yang bertujuan meningkatkan kesiapan tempur di seluruh Angkatan Darat Nigeria.
Berbicara selama acara tersebut, Letnan Jenderal Shaibu mengatakan bahwa latihan tersebut telah memperkuat sinergi di antara pasukan dan memperkuat komitmen Angkatan Darat terhadap inovasi, pelatihan, dan kesiapan dalam mengatasi ancaman keamanan yang berkembang.
Beliau menekankan perlunya institusionalisasi pelatihan drone di seluruh formasi angkatan darat, mencatat bahwa perang modern telah menjadi sangat kompleks dan didorong oleh teknologi.
“Untuk mempersiapkan para prajurit kami dalam konflik masa depan, kita harus melembagakan pelatihan yang bervariasi di semua tingkat relevan dan memastikan personil kita mahir dalam setiap penyebaran dan tindakan pencegahan dari sistem-sistem ini,” katanya.
Kepala Angkatan Darat juga menekankan pentingnya memperluas kemampuan penerbangan tempur, mencatat bahwa koordinasi efektif antara unit infanteri, artileri, dan aset penerbangan akan secara signifikan meningkatkan fleksibilitas operasional dan efisiensi di medan perang.
“Oleh karena itu, kita akan mengambil langkah-langkah yang disengaja untuk memperbarui struktur angkatan darat Nigeria untuk tahun 2023 untuk mencerminkan perkembangan ini dan memastikan integrasinya sepenuhnya ke dalam struktur kekuatan kita,” tambahnya.
Angkatan Darat Nigeria mengatakan wawasan yang didapat dari pekan pelatihan akan digunakan untuk menyempurnakan strategi operasional dan memperkuat operasi kontra-terorisme dan kontra-pemberontakan yang sedang berlangsung di seluruh negeri.





