JAKARTA – Seorang pendukung berusia 71 tahun ditangkap karena diduga melakukan pelecehan rasial terhadap penyerang Manchester City, Antoine Semenyo, dalam pertandingan Liga Inggris melawan Everton, pada Selasa, 5 Mei 2026.
Everton mengatakan bahwa Polisi Merseyside menangkap seorang pria berusia 71 tahun atas dugaan tindakan pidana umum yang bermotif rasial setelah para pendukung dan staf di Stadion Hill Dickinson melaporkan kejadian tersebut.
“Rasisme dan diskriminasi dalam bentuk apapun sama sekali tidak dapat diterima,” kata Everton dalam sebuah pernyataan.
Manchester City menyambut baik tindakan cepat yang diambil oleh Everton dan polisi untuk mengidentifikasi individu yang bertanggung jawab.
Semenyo menjadi target dalam kejadian serupa dalam pertandingan Liga Inggris sebelumnya di markas Liverpool, ketika ia masih bermain untuk AFC Bournemouth dalam pertandingan pembuka musim.
Pemain asal Ghana itu diduga dihina secara rasial oleh seorang pendukung Liverpool ketika sedang bersiap untuk melakukan lemparan dalam saat Bournemouth kalah 2-4 di Anfield pada Agustus 2025.
Pertandingan sempat dihentikan sementara agar pria itu dapat dievakuasi dari stadion. Ia akan diadili di pengadilan tahun ini.
Manchester City juga mengutuk pelecehan rasial online yang ditujukan kepada bek Marc Guehi setelah imbang 3-3 melawan Everton.
“Kami akan terus memberikan dukungan penuh kepada Antoine dan Marc dan tidak akan pernah menerima diskriminasi dalam bentuk apapun dalam permainan kita,” demikian pernyataan Citizens.



