Sebanyak 300 ekor lumba-lumba mati ditemukan di pantai selatan Peru pekan lalu. Para ilmuwan masih menyelidiki penyebab kematian massal ini.
Ilmuwan berspekulasi bahwa perubahan iklim atau virus yang menyebar di antara populasi lumba-lumba mungkin menjadi penyebabnya.
Para pejabat lingkungan setempat telah mengumpulkan sampel jaringan dan organ lumba-lumba mati untuk diuji lebih lanjut.
Kematian massal lumba-lumba ini menimbulkan kekhawatiran terhadap kesehatan dan kelestarian spesies tersebut di perairan sekitar Peru.




