Beranda Budaya Lebih dari 66.000 artefak museum didigitalkan di Kazakhstan

Lebih dari 66.000 artefak museum didigitalkan di Kazakhstan

317
0

Wakil Perdana Menteri – Menteri Kebudayaan dan Informasi Aida Balayeva mengucapkan selamat kepada para pekerja museum dalam rangka Hari Museum Internasional.

“Sebuah museum merupakan tempat di mana masa lalu berbicara kepada masa kini. Di situlah sejarah menjadi lebih dekat, budaya mengambil bentuk yang terlihat, dan ingatan nasional disampaikan kepada generasi baru melalui benda-benda otentik, dokumen, karya seni, penemuan arkeologi, dan cerita manusia,” kata Balayeva.

Sektor museum Kazakhstan telah berkembang menjadi jaringan besar dan bersemangat. Negara ini memiliki 286 museum yang menampung lebih dari 4,5 juta pameran, sementara jumlah pengunjung tahunan melebihi 6,5 juta. Angka-angka ini mencerminkan tidak hanya minat publik yang kuat dalam pameran, tetapi juga apresiasi yang berkembang terhadap sejarah, warisan budaya, dan menjaga hubungan antargenerasi.

Sebagai tindak lanjut dari inisiatif Presiden Kassym-Jomart Tokayev, penekanan yang lebih besar diberikan pada melestarikan ingatan sejarah, melindungi warisan budaya, dan meneruskannya kepada generasi mendatang. Di bawah Konstitusi yang diperbarui negara ini, budaya, pendidikan, ilmu pengetahuan, dan inovasi diakui sebagai pilar kunci pembangunan modal manusia dan kemajuan sosial. Oleh karena itu, museum saat ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat yang melestarikan sejarah, tetapi juga sebagai pusat penting untuk pendidikan, keterlibatan publik, dan penguatan identitas nasional.

Museum modern semakin berkembang menjadi pusat riset, pendidikan, dan keterlibatan publik. Tahun lalu saja, museum nasional menyelenggarakan lebih dari 1.500 acara, termasuk 187 pameran yang menarik hampir 800.000 pengunjung. Museum Negara Bagian Republik Kazakhstan di Almaty membuka ruang “Golden Horde” baru, sementara pameran “Kemerdekaan Kazakhstan” mengalami desain ulang yang signifikan. Proyek-proyek seperti ini membantu membawa momen-momen penting sejarah Kazakhstan kepada penonton dengan cara baru dan menarik.

Digitalisasi telah menjadi fokus utama bagi sektor museum, termasuk museum-museum cadangan. Sistem entri elektronik sudah digunakan, membuat kunjungan menjadi lebih nyaman dan modern. Platform digital terpadu E-museum terus berkembang, dengan 284 museum di seluruh 20 wilayah terhubung ke sistem tersebut. Lebih dari 66.000 item museum telah ditambahkan ke katalog digital, bersama dengan 750 model tiga dimensi dan 15 tur virtual.

Hari ini, kampanye Night at the Museum tradisional akan diselenggarakan di seluruh negara. Museum dan museum cadangan di seluruh Kazakhstan akan menyambut pengunjung dengan program khusus yang menampilkan tur malam, pameran, aktivitas interaktif, pertemuan kreatif, dan berbagai acara budaya dan pendidikan.

“Saya ingin menyampaikan rasa terima kasih saya kepada semua pekerja museum atas dedikasi mereka terhadap profesi, pelestarian warisan nasional dengan teliti, dan kontribusi signifikan mereka terhadap pengembangan spiritual masyarakat,” kata Wakil Perdana Menteri.

Sebelumnya, Badan Berita Qazinform melaporkan bahwa Pusat Darah Republik Kazakhstan di bawah Kementerian Kesehatan telah memperkenalkan sistem digital ScanQAN, yang menggunakan kode QR pada label komponen darah.