foto oleh ©FASHION HEADLINE
Presentasi ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Dior terhadap artis-artis pendatang baru. Nakagawa terpilih sebagai finalis Penghargaan Fotografi dan Seni Visual Dior 2025 untuk Bakat Muda di Arles, untuk seri instalasinya Di dalam Pantropi saya.
Memperluas Fotografi ke Luar Angkasa
Praktik Nakagawa berada di persimpangan antara fotografi, patung, dan instalasi. Gambar Klonal disusun berdasarkan konsep “pantropi,†sebuah ide fiksi ilmiah yang menggambarkan transformasi tubuh untuk beradaptasi dengan lingkungan baru.
Menggambar lebih jauh dari biologi tanaman klonal, Nakagawa membayangkan sebuah sistem di mana fragmen bereproduksi secara mandiri, membentuk ekosistem yang saling berhubungan dan bukan entitas yang terisolasi.
foto oleh ©FASHION HEADLINE
Di dalam ruang tersebut, gambar klonal berskala besar terbentang di seluruh dinding, disertai dengan elemen mirip membran yang tampak bernafas di dalam lingkungan. Organik dan anorganik, botani dan buatan—batas-batas ini hilang, sehingga karya tersebut muncul sebagai sebuah keberadaan yang terus berubah dan bukan dalam bentuk yang tetap.
Pilihan Baker-Miller Pink
Elemen penentu dari pameran ini adalah warna merah jambu pucatnya yang meresap.
Menurut Nakagawa, warnanya adalah “Baker-Miller Pink,†sebuah warna yang secara historis digunakan di lingkungan institusional di Swiss, Jerman, dan Amerika Serikat karena kemampuannya dalam mengurangi agresi dan menenangkan keadaan emosi.
foto oleh ©FASHION HEADLINE
Meskipun sering dikaitkan dengan kenyamanan dan kelembutan, warna juga membawa kesan terkendali. Dalam konteks pameran, secara halus membingkai hubungan antara tubuh dan lingkungan sekitarnya.
Pengulangan dengan Tangan
Inti dari instalasi ini adalah potongan kertas foto memanjang, dipotong menjadi bentuk sempit seperti pita. Digantung di seluruh ruang, elemen-elemen ini memperkenalkan dimensi pahatan, menciptakan lapisan dan kedalaman. Meskipun penampilannya presisi dan hampir mekanis, setiap strip dipotong dengan tangan.
foto oleh ©FASHION HEADLINE
Pengulangan manual ini menimbulkan ketegangan antara yang organik dan yang dikonstruksi—sebuah aspek penting dalam eksplorasi reproduksi dan proliferasi Nakagawa.
Ruang yang Bergeser Bersama Penonton
Ruang pamerannya sendiri relatif kompak. Namun, penggunaan dinding melengkung dan permukaan cermin memperluas pengalaman visual. Apa yang terlihat ketika berdiri berbeda dari apa yang terlihat ketika berjongkok—pantulan mendistorsi, melipatgandakan, dan mengubah citra. Pola yang diterapkan pada lantai dan strip yang digantung semakin memperkuat kedalaman spasial, menarik tubuh pemirsa ke dalam karya.
foto oleh ©FASHION HEADLINE
Dalam Konteks Kyoto
KG+ berfungsi sebagai platform terbuka tempat seniman terpilih mempresentasikan pameran di seluruh kota Kyoto. Dalam dialog dengan arsitektur dan lanskap budaya kota, pameran-pameran yang tersebar ini mengubah Kyoto menjadi sebuah tempat pertemuan seni yang berlapis-lapis.
Dalam konteks ini, karya Nakagawa menempati posisi yang berbeda. Didukung oleh Dior, pameran ini dikurasi oleh fotografer Afrika Selatan Lebohang Kganye, yang perspektifnya memperkenalkan pembacaan baru atas tema-tema yang secara konsisten dieksplorasi Nakagawa.
Gambar dalam Transformasi Konstan
Gambar Klonal menolak gagasan karya seni statis. Sebaliknya, ia ada sebagai sebuah sistem kehidupan—yang berkembang, bermutasi, dan mengkonfigurasi ulang dirinya melalui ruang dan persepsi.
Meskipun berakar pada fotografi, praktik Nakagawa melampaui batas-batas konvensional medium, dan memberikan kemungkinan-kemungkinan baru bagi ekspresi visual dalam momen kontemporer.
KG+ (Peristiwa Satelit KYOTOGRAPHIE)
Tanggal: 18 April – 17 Mei 2026
Momo Nakagawa – Gambar Klonal
Tempat: GALERI HOSOO
Alamat: 412 Kakimotocho, Nakagyo-ku, Kyoto
Jam Buka: 10:30 – 18:30 (JST)
Tim Redaksi


