BARUAnda sekarang dapat mendengarkan artikel Fox News!
Mantan gelandang NFL dan ikon iman Tim Tebow mengenang ayahnya bukan hanya sebagai orang tua, namun sebagai seorang Kristen setia yang menyatakan keyakinannya yang mendalam kepada Tuhan hingga saat-saat terakhirnya di Bumi.
Legenda sepak bola dan Christian yang blak-blakan mengumumkan kematian ayahnya, Bob Tebow, dalam postingan LinkedIn yang mengharukan pada hari Jumat di mana ia menyampaikan pesan yang berakar pada harapan, bukan kehilangan.
“Surga menyambut pahlawan iman tadi malam saat ayah saya disambut pulang,” tulis Tebow.
TIM TEBOW BERCERITA KISAH YESUS MELALUI MATA SALIB DALAM MENGUNGKAPKAN BUKU BARU
“Dia sudah sembuh dan utuh sekarang,” tambah Tebow. “Jadi kami tidak berkabung, seperti mereka yang tidak punya harapan.”
Ayahnya telah berjuang melawan penyakit Parkinson dan didiagnosis pada tahun 2016, mantan quarterback Florida Gators mengumumkan 10 tahun yang lalu.

Tim Tebow membagikan penghormatan kepada ayahnya, Bob Tebow, setelah Tebow yang lebih tua meninggal pada usia 78 tahun. (Tim Tebow/LinkedIn)
Saat pesan belasungkawa mengalir, Tebow menekankan perspektif berbeda yang dibentuk oleh keyakinannya.
“Banyak yang akan berkata, ‘Maaf atas kehilanganmu,’ tapi kenyataannya dia tidak tersesat, kita tahu persis di mana dia berada. Dia ada di rumah. Selamanya!” dia menulis.
KLIK DI SINI UNTUK MENDAFTAR NEWSLETTER GAYA HIDUP KAMI
Tebow ingat pernah bertanya kepada ayahnya sesaat sebelum kematiannya, apa yang paling dia nantikan tentang surga.
“Dia hanya berkata, ‘Yesus,'” tulis Tebow.Â
“Dia tidak sabar untuk melihat Yesus secara langsung.”

Tim Tebow membagikan foto ayahnya, Bob Tebow, beserta detail salah satu percakapan terakhir mereka. (Tim Tebow/LinkedIn)
Warisan Bob Tebow jauh melampaui keluarganya, tulis Tim Tebow Foundation dalam penghormatannya di LinkedIn.Â
Organisasi tersebut menggambarkan dia sebagai orang yang mengabdi pada pekerjaan pelayanan, termasuk tahun-tahun yang dihabiskan untuk menyebarkan Injil di Filipina dan membantu membentuk misi yayasan sebagai anggota dewan pendiri.
TIM TEBOW MENGUMUMKAN KEMATIAN AYAHNYA DI POSTINGAN EMOSIONAL
“Hidup Tuan Tebow dihabiskan untuk memajukan Kerajaan Allah,” kata yayasan itu dalam sebuah pernyataan, seraya mencatat “cintanya yang mendalam dan tidak menyesal kepada Juruselamat.”
Organisasi nirlaba berbasis agama, yang didirikan oleh Tim Tebow pada tahun 2010, berupaya untuk membawa “iman, harapan, dan cinta” kepada komunitas rentan di seluruh dunia, yang mencerminkan nilai-nilai yang penting dalam kehidupan ayahnya.Â

Tim Tebow merenungkan warisan iman, keluarga, dan pelayanan ayahnya. (Tim Tebow/LinkedIn)
Organisasi ini berfokus pada upaya-upaya seperti memerangi perdagangan manusia, mendukung perawatan anak yatim dan menyediakan pelayanan medis dan kebutuhan khusus, menurut situs webnya.
KLIK DI SINI UNTUK MENGUNDUH APLIKASI FOX NEWS
Ketika penghormatan terus mengalir, banyak komentator yang menggemakan perspektif Tebow, berbagi pengalaman mereka sendiri dengan kehilangan dan menggambarkan kesedihan sebagai campuran antara kesedihan dan harapan – dengan penghiburan dalam keyakinan bahwa orang-orang terkasih berada “di rumah” bersama Yesus.
KLIK DI SINI UNTUK CERITA GAYA HIDUP LEBIH LANJUT
Salah satu pengikut Tebow di LinkedIn menulis, “Perkataan yang indah dan saleh. Bagi kita yang ada di dalam Kristus, kematian tidak ada sengatnya.”
Kata yang lain, “Sungguh berat melihat pahlawan kita pulang. Saya akan berdoa untuk Anda, Tim.”

Bahkan setelah diagnosis Parkinsonnya, Bob Tebow terus mengunjungi anak-anak di panti asuhan di Filipina. (Tim Tebow/LinkedIn)
Orang lain memberikan komentar, “Wasiat yang sangat indah untuk ayahmu. Aku belum pernah bertemu dengannya, tapi aku yakin dia adalah pria beriman yang luar biasa saat membesarkanmu. Aku telah mengikutimu dengan cermat sejak kuliah. Kamu adalah satu-satunya atlet profesional yang aku dukung, terlepas dari tim mana pun kamu bermain.Â
“Kamu jelas terpanggil untuk melakukan lebih dari sekadar bermain sepak bola. Terima kasih kepada kamu dan ayahmu karena telah menjadi teladan hebat bagi Kristus di dunia ini. Doa untuk kamu dan keluargamu. Senang ayahmu sekarang ada di rumah.”
UJI DIRI ANDA DENGAN KUIS GAYA HIDUP TERBARU KAMI
Tebow menutup postingannya sendiri dengan pesan iman yang mendalam tentang ayahnya.Â
“Sampai jumpa lagi, Ayah,” tulisnya.




