JAKARTA – Arsenal akhirnya memenangkan Liga Inggris setelah rival terdekat mereka, Manchester City, kalah dari Bournemouth dengan skor 1-1 di Vitality Stadium, Bournemouth.
Kemenangan Arsenal dalam meraih gelar Liga Inggris mengakhiri masa menunggu selama 22 tahun setelah terakhir kali meraih gelar liga pada tahun 2004, menurut Premier League.
Ini adalah gelar Liga Inggris ke-14 bagi Arsenal dan yang keempat selama era Premier League.
Bournemouth unggul terlebih dahulu melalui Eli Junior Kroupi, sebelum City menyamakan kedudukan melalui Erling Haaland.
Hasil ini membuat City berada di posisi kedua dalam klasemen Liga Inggris dengan 78 poin dari 37 pertandingan, terpaut empat poin di belakang Arsenal sehingga City tidak bisa lagi dikejar.
Bournemouth berada di posisi keenam dengan 58 poin dari 37 pertandingan, terpaut tiga poin dari posisi Liga Champions.
City memberikan ancaman pertama melalui tendangan dari Jeremy Doku yang diblokir oleh kiper Bournemouth, Djordje Petrovic.
Pemain sayap City, Antoine Semenyo, membuka kebuntuan melawan Bournemouth, namun wasit membatalkan gol tersebut karena offside.
Giliran Abdukodir Khusanov yang mencoba membawa City unggul, namun tembakannya tidak menemui sasaran.
Meskipun tertekan, Bournemouth berhasil unggul pada menit ke-38 melalui gol yang dicetak oleh Eli Junior.
Di babak kedua, City kembali mengambil inisiatif untuk menyerang dan menciptakan peluang dari tendangan Nico O’Reilly yang diselamatkan oleh Petrovic.
Bournemouth sesekali mengancam gawang City, salah satunya melalui tembakan David Brooks yang dihentikan oleh Gianluigi Donnarumma.
Brooks kembali mendapat kesempatan untuk menggandakan keunggulan Bournemouth, namun tembakannya menghantam mistar.
City akhirnya menyamakan kedudukan pada menit ke-90+5 melalui gol Erling Haaland sehingga skor berakhir 1-1.





