Beranda Olahraga Tradisional Jannik Sinner mencatat sejarah dengan kemenangan di Madrid Open melawan Zverev.

Jannik Sinner mencatat sejarah dengan kemenangan di Madrid Open melawan Zverev.

161
0

Pertandingan final Madrid Open hanya berlangsung selama 14 menit sebelum semua 12.500 penonton di Estadio Manolo Santana merasa bahwa pertandingan sudah berakhir. Alexander Zverev, yang sudah tertinggal 0-3, terlihat kesulitan menemukan respons atas permainan luar biasa dari lawannya. Jannik Sinner, pemain dunia nomor 1, berhasil menghancurkan Zverev dengan skor 6-1, 6-2 dan meraih gelar Madrid Open untuk pertama kalinya dalam kariernya.

Sinner telah mencatatkan rekor kemenangan yang luar biasa, menjadi pemain pertama dalam sejarah yang memenangkan lima gelar Masters 1000 secara berturut-turut. Dia juga berhasil memenangkan 23 pertandingan secara beruntun. Selain itu, Sinner juga telah memenangkan delapan dari sembilan gelar Masters 1000 yang ada, padahal usianya baru 24 tahun. Dia akan memiliki kesempatan untuk menyelesaikan koleksinya di Roma Masters minggu depan.

Pertandingan antara Sinner dan Zverev mencerminkan dominasi Sinner dalam tenis saat ini. Meskipun Zverev bermain dengan baik, namun lawannya bermain di level yang berbeda. Perbedaan ranking point antara keduanya sangat signifikan, dengan Sinner mengumpulkan 14.350 poin sedangkan Zverev hanya memiliki 5.805 poin di peringkat 3.

Kesempatan untuk melihat pertarungan Sinner melawan Zverev bukanlah hal yang biasa, mengingat konsistensi Zverev dalam turnamen Masters 1000. Namun, Sinner mampu mengalahkan lawannya dengan dominasi yang jelas.