Beranda Indonesia Kylian Mbappe mencetak Brace, Real Madrid Memuncaki Klasemen Setelah Mengalahkan Villarreal

Kylian Mbappe mencetak Brace, Real Madrid Memuncaki Klasemen Setelah Mengalahkan Villarreal

41
0

MADRID – Real Madrid kembali meraih kemenangan penting di bawah arahan pelatih baru, Alvaro Arbeloa, dengan mengalahkan Villarreal dalam kompetisi LaLiga Spanyol di Stadion De la Ceramica, Minggu, 25 Januari 2026 WIB. Kemenangan melalui dua gol dari Kylian Mbappe membawa Madrid ke puncak klasemen dengan mengungguli Barcelona.

Madrid semakin baik setelah ditangani oleh Arbeloa yang menggantikan Xabi Alonso. Setelah awal tugas yang sangat buruk ketika Madrid kalah dari tim divisi bawah Albacete di Copa del Rey, mereka segera memenangkan tiga pertandingan secara berturut-turut di Liga Champions dan LaLiga.

Arbeloa berhasil mengembalikan kepercayaan pemain setelah kegagalan di Supercopa de Espana dan saat Madrid, yang sebelumnya memimpin klasemen, kemudian disalip oleh Barca. Sekarang persaingan kembali memanas di kompetisi domestik.

Keberhasilan mengalahkan Villarreal jelas bukan hanya untuk mendapatkan tiga poin. Alasannya, Federico Valverde dkk berhasil mengalahkan lawan dalam pertandingan tandang. Tidak hanya itu, Villarreal yang berada di peringkat keempat bukan lawan yang mudah dan diprediksi mampu menghentikan langkah Madrid.

Tidak tanpa alasan Yellow Submarines dianggap memiliki kesempatan untuk menang. Keberhasilan mereka masuk ke zona Liga Champions dan bersaing dengan Madrid dan Barca di puncak klasemen menunjukkan bahwa Villarreal tidak bisa dianggap remeh.

Namun, Mbappe akhirnya membawa Madrid tiga poin dan membawa Los Merengues ke puncak setelah mengumpulkan 51 poin. Namun, Barca yang turun ke posisi kedua masih bisa merebut tahta jika mereka mengalahkan tamu mereka, Real Oviedo, Minggu malam. Barca hanya terpaut dua poin sehingga mereka membutuhkan kemenangan untuk menggeser Madrid.

Sementara itu, Villarreal terdampar di posisi keempat dengan 41 poin. Mereka gagal menggeser Atletico Madrid yang menempati posisi ketiga. Meskipun memiliki poin yang sama, Villarreal kalah dari selisih gol.

Dalam pertandingan, kedua tim bermain terbuka. Hal ini membuat pertandingan menjadi intens karena keduanya memberikan tekanan. Namun tidak ada serangan yang membahayakan gawang lawan sepanjang babak pertama.

Villarreal mendapat tekanan melalui Georges Mikautadze ketika menerima umpan dari tandemnya di lini depan Gerard Moreno. Namun tendangan dari Mikautadze masih melebar.

Madrid juga mengancam gawang tuan rumah melalui Arda Guler. Setidaknya, dia memiliki dua peluang namun tidak bisa memanfaatkannya. Tembakannya bisa diblokir oleh kiper Luiz Junior. Selanjutnya, tendangannya masih melambung tinggi.

Villarreal mendapatkan peluang lain melalui Pape Gueye. Namun tembakan dari pemain yang baru saja memimpin Senegal meraih kemenangan di Piala Afrika masih melebar. Tidak ada gol yang tercipta, sehingga skor tetap 0-0 hingga akhir babak pertama.

Di babak kedua, Madrid mencoba meningkatkan tekanan. Melalui Vinicius Junior yang belum mencetak gol lagi dalam 13 pertandingan LaLiga, serangan Madrid mampu mengganggu pertahanan Villarreal.

Ternyata pertandingan hanya berlangsung dua menit, Madrid berhasil membobol gawang tuan rumah. Gol dimulai dari aksi Vinicius Jr yang merangsek dari sisi kiri pertahanan lawan. Dia kemudian memberikan umpan silang yang masih bisa diblokir. Namun, bola kemudian jatuh di kaki Mbappe yang langsung menceploskannya. Tembakan Mbappe dari jarak dekat memberi Madrid keunggulan 1-0.

Dalam posisi tertinggal, Villarreal justru mencoba bangkit untuk menyamakan skor. Setidaknya Moreno mendapatkan kesempatan untuk mencetak gol. Namun sayang tendangannya masih melambung.

Madrid kembali memberikan tekanan. Namun usaha mereka hanya berbuah hasil menuju akhir pertandingan. Masuknya waktu tambahan, Mbappe dijatuhkan oleh bek Alfonso Pedraza di kotak penalti. Wasit juga menunjuk titik putih.

Mbappe sendiri kemudian mengambil penalti tersebut. Tembakan panenka kapten tim nasional Prancis itu berhasil mengecoh kiper Luiz Junior.

Gol tersebut membuat Mbappe menjadi top skorer liga setelah mencetak 21 gol musim ini. Skor berubah menjadi 2-0 untuk Madrid dan bertahan hingga akhir pertandingan.