Indonesia, yang baru saja menyelesaikan pakta pertahanan dengan Washington dan kesepakatan minyak dengan Rusia, juga setuju untuk meningkatkan kerja sama industri pertahanan dengan Prancis, Jakarta mengatakan pada hari Rabu setelah para presiden kedua negara bertemu di Paris. Presiden Prabowo Subianto disambut oleh rekan Emmanuel Macron di Istana Elysee pada hari Selasa, di mana mereka “membahas penguatan kerja sama strategis,” kata pernyataan dari pemerintah. “Ini termasuk pengadaan peralatan pertahanan dan penguatan industri pertahanan,” katanya, mengutip Prancis sebagai mitra strategis Indonesia di Eropa. Pemimpin kedua negara juga sepakat untuk kerja sama dalam “transisi energi dan pengembangan energi baru dan terbarukan,” kata pernyataan itu. Prabowo bertemu Putin di Kremlin pada hari Senin, terbang langsung dari ibu kota Rusia ke Paris. Dengan Putin, dia membahas “memperkuat kemitraan strategis mereka, khususnya di sektor energi, sumber daya mineral, dan pengembangan industri nasional,” menurut Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Prabowo, yang baru-baru ini bepergian ke Korea Selatan dan Jepang, telah membenarkan serangkaian kunjungan luar negerinya. “Saudara-saudara, saya harus pergi ke mana-mana untuk mengamankan minyak,” katanya dalam pidato kepada kabinetnya bulan ini. Seperti banyak negara, Indonesia mendapat tekanan dari lonjakan harga minyak global akibat perang di Timur Tengah. Jakarta, sambil mempertahankan posisi diplomatik yang tidak berpihak, bergabung dengan blok negara berkembang BRICS yang melibatkan Rusia dan China pesaing AS tahun lalu. Prabowo juga telah menandatangani kesepakatan perdagangan dengan Presiden AS Donald Trump dan bergabung dengan “Dewan Perdamaian” yang disebutnya, meskipun ia menegaskan negaranya tak akan membayar biaya keanggotaan tetap sebesar $1 miliar. Indonesia adalah pembeli senjata utama dari Prancis, dengan Menteri Pertahanan ketika itu Prabowo menandatangani kesepakatan senilai $8,1 miliar pada tahun 2022 untuk membeli 42 jet Rafale buatan Prancis. Prabowo, seorang mantan jenderal militer yang terpilih sebagai presiden pada tahun 2024, telah berupaya untuk memodernisasi aset militer Indonesia yang sudah tua. Pada hari Senin, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menjadi tuan rumah rekan Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin dan mengumumkan “Kemitraan Kerja Sama Pertahanan Utama.” Pernyataan bersama menegaskan “komitmen bersama kedua negara untuk mempertahankan perdamaian dan stabilitas di Indo-Pasifik.” Indonesia secara strategis terletak di Selat Malaka – titik sempit paling sibuk di dunia untuk minyak dan cairan petroleum, menurut Administrasi Informasi Energi AS (EIA). Sebagian besar minyak yang menuju ke China melewati Selat Malaka. Jakarta pada hari Selasa mengatakan masih mempertimbangkan permintaan AS untuk “ijin penerbangan,” yang jika disetujui, para analis menyebutnya bisa dianggap sebagai penyesuaian dengan Washington terhadap Beijing. mrc/mlr/fox






