Para arkeolog yang sedang mempelajari Gurun Atbai di Sudan telah mengidentifikasi ratusan monumen pemakaman batu besar yang terkait dengan masyarakat pembudidaya ternak kuno yang tinggal di antara Lembah Sungai Nil dan Laut Merah ribuan tahun yang lalu. Temuan ini, yang dipublikasikan dalam jurnal African Archaeological Review, menawarkan salah satu gambaran yang paling jelas sejauh ini tentang budaya pastoral yang mendiami wilayah tersebut selama periode perubahan iklim besar di Afrika bagian timur laut.
Tim peneliti menggunakan pencitraan jauh melalui satelit sebagai bagian dari Proyek Survei Atbai dan mencatat 280 struktur batu yang tersebar di seluruh gurun. Penelitian sebelumnya telah mendokumentasikan sekitar 20 monumen ini, meskipun para arkeolog belum pernah mengkaji mereka sebagai bagian dari satu tradisi regional tunggal. Studi baru mengelompokkan struktur tersebut di bawah nama Pemakaman Pembatas Atbai, atau AEBs.
Monumen-monumen ini melintasi area besar dari Mesir Hulu ke perbatasan Eritrea. Sebagian besar terdiri dari dinding batu bulat dengan pemakaman yang ditempatkan di dalamnya. Diameter mereka bervariasi dari 5 meter hingga 82 meter. Beberapa merupakan lingkaran yang sepenuhnya tertutup, sedangkan yang lain memiliki satu pintu masuk. Beberapa mengandung lingkaran ganda atau kuburan pusat yang dikelilingi oleh pemakaman hewan.
Peneliti percaya bahwa monumen ini membutuhkan kerja keras komunal yang terorganisir. Berdasarkan perkiraan dari sebuah pemakaman rata-rata dengan keliling sekitar 60 meter, konstruksi akan menuntut lebih dari 160 hari kerja delapan jam untuk satu orang. Sebuah kelompok 50 pekerja dapat menyelesaikan tugas yang sama dalam sedikit lebih dari tiga hari.
Penempatan monumen juga tampak disengaja. Banyak berdiri di dekat lokasi yang dahulu menawarkan akses yang dapat diandalkan ke air. Daripada tersebar merata di seluruh gurun, situs pemakaman mengelompok di daerah yang cocok untuk penggembalaan dan pemberian makanan ternak. Pola ini menunjukkan komunitas pastoral yang bergerak menggembalakan sapi melintasi lanskap musiman.
Penggalian di dalam beberapa AEB mengungkapkan sisa-sisa manusia dan hewan. Pemakaman sapi sering muncul dan salah satu monumen terbesar berisi sekitar 18 makam sapi…
[Informasi tambahan: Nama di jurnal adalah “Atbai Enclosure Burials: Monumen, pastoralisme, dan perubahan lingkungan di gurun Nubia timur tengah Holosen tengah”, dan dapat diakses melalui doi:10.1007/s10437-026-09654-y]






