Dalam pidatonya, Serzhan Abdykarimov menekankan bahwa pemusnahan senjata nuklir global dan non-proliferasi tetap menjadi salah satu prioritas utama kebijakan luar negeri Kazakhstan. Ditekankan bahwa posisi prinsipil Kazakhstan berakar pada warisan tragis dari lebih dari 450 uji coba nuklir di bekas situs uji Semipalatinsk, yang memengaruhi 1,5 juta warga. Terkait hal ini, Duta Besar Abdykarimov menyoroti pentingnya TPNW sebagai instrumen internasional kunci yang membuka jalan menuju eliminasi sepenuhnya ancaman nuklir.
Perhatian khusus diberikan pada implementasi praktis ketentuan Treaty ini. Duta Besar mendorong peserta konferensi untuk memperjuangkan ratifikasi yang cepat oleh semua negara dan mendukung inisiatif bersama Kazakhstan dan Kiribati untuk mendirikan Dana Kepercayaan Internasional. Dana ini dimaksudkan untuk memberikan bantuan kepada korban pengujian nuklir dan mendukung remediasi wilayah yang terkontaminasi.
Duta Besar Abdykarimov memastikan kembali kesiapan Kazakhstan untuk bertindak sebagai pembangun jembatan dalam dialog global mengenai larangan senjata nuklir dan pencapaian dunia bebas dari senjata pemusnah massal.





