Beranda Olahraga Tradisional Saat Michael Jordan Menyaksikan, Tyler Reddick Menang untuk Kelima Kalinya dalam 9...

Saat Michael Jordan Menyaksikan, Tyler Reddick Menang untuk Kelima Kalinya dalam 9 Perlombaan Seri Piala NASCAR

30
0

Tyler Reddick memenangkan perlombaan saat Michael Jordan muncul. OK, bukanlah suatu aturan yang pasti. Namun, perlombaan hari Minggu di Kansas Speedway merupakan kali keenam Jordan, co-owner dari 23XI Racing hadir di lintasan. Dan Reddick berhasil meraih kemenangan kelima dalam sembilan perlombaan secara keseluruhan dan kemenangan kelima dalam enam perlombaan yang dihadiri Jordan ketika ia berhasil mengalahkan Kyle Larson di lap terakhir dari finish overtime. “I mean, you can’t really discredit that,” ujar Reddick tentang kesuksesannya ketika Jordan berada di lintasan. “I mean, it’s been pretty successful. I think the only one we didn’t win for him was Phoenix.” Reddick membutuhkan caution terakhir pada hari Minggu setelah ia tampaknya akan kalah dari co-owner 23XI Racing-nya, Denny Hamlin. Reddick menyentuh tembok saat bersaing dengan Hamlin untuk memimpin kurang dari dua lap tersisa. Namun saat mobil Reddick meluncur ke tembok, Cody Ware berputar di depan mereka untuk menimbulkan caution sebelum Hamlin dan Reddick memasuki lap terakhir. “I mean, obviously it’s not winning,” kata Hamlin ketika ditanya tentang frustrasinya setelah perlombaan. “It’s Cody Ware, enam lap tertinggal yang menyebabkan kecelakaan.” Hamlin akan memenangkan perlombaan tanpa caution. Namun dia dan Reddick – bersama dengan sejumlah lainnya di belakang mereka – melakukan pitstop untuk dua ban baru untuk restart overtime. Kyle Larson memulai dari belakang Hamlin dan menerobos sisi dalam Hamlin saat memasuki Tikungan 1 setelah restart. Hal tersebut membuat Hamlin berada di posisi sulit dan ia turun ke posisi keempat. Christopher Bell mencoba jalur atas untuk memimpin namun ia menabrak tembok. Hal tersebut membuat Larson unggul dari kelompok dan Hamlin serta Reddick mengejarnya. Reddick berhasil melakukannya. Hamlin memiliki kesempatan, namun ia menabrak tembok di Tikungan 2 pada lap terakhir. Chase Briscoe – salah satu dari sedikit pembalap yang melakukan pitstop untuk empat ban baru sebelum dua lap terakhir – mendorong jalannya ke posisi ketiga dan bisa saja memenangkan perlombaan jika jarak lebih panjang lagi. Namun ia finis ketiga di belakang Reddick dan Larson. “This kid is on fire,” kata Jordan tentang Reddick setelah perlombaan. “I don’t know if I can cool him down. He is unbelievable. Unbelievable last couple laps. I’m proud of the whole team.” Reddick kini menjadi pembalap pertama sejak Dale Earnhardt tahun 1987 yang memenangkan lima dari sembilan perlombaan pertama dalam satu musim. Earnhardt kemudian melanjutkan menuju kemenangan 11 dari 29 perlombaan musim itu dalam perjalanan menuju gelar ketiga dari Cup Series. Reddick masih mencari kemenangan pertamanya. Dan format poin jauh berbeda daripada 39 tahun yang lalu. NASCAR akan mereset klasemen poin berdasarkan hasil 26 perlombaan pertama musim ini untuk 10 perlombaan terakhir musim. Enam belas pembalap kemudian akan bersaing untuk gelar selama 10 minggu terakhir. Saat ini, Reddick menjadi favorit yang tak terbantahkan. Keunggulannya atas Ryan Blaney di posisi kedua adalah 105 poin. “We’ll see when we get to the Chase, right?” ujar Reddick. “It’s going to reset and everyone’s going to get the points that they’ve earned. We’ll go from there.” “We’ll just try and get as comfortable a lead as possible. If we can maintain a gap like this as we get further into the season, hopefully it puts us in a position to try and steal some more wins if it’s split strategy calls middle of the race or late in the race.” Minggu, Reddick butuh keberuntungan. Setelah mengejar Hamlin, ia hampir melewatkan kemenangan. Namun ia juga sangat baik selama seperempat pertama musim Seri Cup. Anda tidak bisa memenangkan lebih dari setengah perlombaan hanya dengan keberuntungan. Saat ini, Reddick berada di level di atas semua orang. “When you win, it’s always fun,” kata Jordan. “Saar ini sangat menyenangkan bagi semua orang di 23XI. Saya senang bisa melihat semua kemenangan ini, saya sangat bangga pada tim ini. Saya pikir kita harus terus membangun dari ini, tanpa ragu.”

Artikulli paraprakSpanyol Blokir Pasukan AS dari Menggunakan Pangkalan Saat Perang Iran
Artikulli tjetërMSN
Agus Setiawan
Saya Agus Setiawan, lulusan Hubungan Internasional dari Universitas Brawijaya. Saya mulai bekerja sebagai jurnalis pada tahun 2015 di Media Indonesia, dengan fokus pada isu politik nasional dan hubungan regional Asia Tenggara. Pada 2019, saya bergabung dengan CNN Indonesia sebagai reporter, meliput kebijakan luar negeri, diplomasi, dan isu geopolitik. Saya berkomitmen untuk menyajikan analisis yang mendalam dan terpercaya bagi pembaca.