Beranda Dunia Belajar untuk berhenti di dunia yang tak pernah berhenti

Belajar untuk berhenti di dunia yang tak pernah berhenti

15
0

Apa artinya melambat di dunia yang terus bergerak?

Tempat seperti bandara menunjukkan seberapa normalnya gerakan konstan tersebut. Orang-orang terburu-buru tiba berjam-jam lebih awal untuk penerbangan, khawatir terlambat meskipun mereka memiliki banyak waktu.

Di Kota New York, orang bergerak dengan tujuan. Mereka berjalan cepat, memeriksa ponsel mereka dan menyusupi kerumunan. Trotoar terasa seperti perlombaan, dengan semua orang mencoba mencapai tempat tujuan secepat mungkin.

Ini membuat saya bertanya-tanya: Kemana mereka pergi yang begitu penting? Apakah mereka bahkan menyadari orang-orang di sekitar mereka?

Kota New York sering dianggap sebagai tempat yang penuh peluang, dan lingkungan yang cepat tersebut membentuk bagaimana orang bergerak di dunia.

Saat saya kecil, ibu saya selalu berjalan cepat. Dia tinggal di Kota New York sebagian hidupnya, dan sampai saya berusia 3 tahun, itu adalah rumah bagi keluarga kami juga. Saya mewarisi kebiasaan itu dan sering merasa berjalan cepat, bahkan ketika tidak ada alasan untuk melakukannya.

Kenyataan itu menunjukkan sesuatu yang lebih besar tentang bagaimana kita hidup.

Banyak siswa bergerak cepat dari satu hal ke hal lain. Begitu satu tugas selesai, tugas lain menggantikannya. Beberapa mendapatkan magang musim panas dan sudah memikirkan tentang yang berikutnya, kelulusan, dan pekerjaan di masa depan.

Dalam siklus itu, mudah untuk mengabaikan apa yang telah kita capai.

Memperlambat bukanlah tentang melakukan lebih sedikit. Ini tentang memberi diri izin untuk melakukan sesuatu yang tidak perlu dicentang dalam daftar tugas.

Bagi saya, itu bisa berarti pergi berjalan-jalan dengan teman dekat. Ketika segalanya terus berlanjut, kita berhenti sejenak dan berbicara tanpa memikirkan apa yang akan datang.

Sering kali ada tekanan untuk selalu produktif. Ketika tugas selesai, terasa seperti saatnya mulai bekerja untuk besok. Tidak ada yang salah dengan persiapan ke depan – tetapi itu menimbulkan pertanyaan: Bagaimana jika kita juga membiarkan diri menikmati tempat kita berada saat ini?

Kadang-kadang jeda itu muncul dengan cara kecil. Kami sering duduk sejenak setelah makan bersama, hanya berbicara. Ini menjadi momen untuk me-reset.

Saya juga pernah memperhatikan hal serupa di gym. Banyak orang berjalan di treadmill dengan earphone, mendengarkan musik atau podcast. Itu bisa menjadi cara yang bagus untuk bersantai, tetapi ada juga nilai dalam keheningan – membiarkan pikiran Anda datang dan pergi tanpa gangguan.

Saya mencoba menghabiskan beberapa menit setiap latihan melakukan hal yang sama. Tanpa musik, tanpa suara, hanya berjalan. Awalnya bisa terasa tidak nyaman, tetapi ketidaknyamanan itu sesuatu yang sering kita hindari, bahkan ketika itu bisa bermanfaat.

Dulu saya berpikir bergerak cepat selalu berarti efisien. Ada saat-saat yang membutuhkan kecepatan, seperti perlombaan, permainan, atau tenggat waktu, tetapi tidak semua hal dimaksudkan untuk dipercepat.

Ketika saya lebih muda, saya akan mencoba menyelesaikan tes sesegera mungkin. Rasanya seperti kompetisi, seolah menyerahkan tes pertama berarti Anda adalah orang paling pintar di ruangan itu. Sekarang, saya tahu itu tidak benar.

Membutuhkan waktu untuk berpikir dengan hati-hati, membaca petunjuk, dan melambat seringkali menghasilkan hasil yang lebih baik. Bergerak cepat hanya untuk terlihat produktif tidak selalu berarti melakukan sesuatu dengan baik.

Memperlambat juga bisa berarti melakukan hal yang lebih sulit – berhenti sebelum memulai, memikirkan apa yang ingin Anda katakan atau lakukan daripada terburu-buru melakukannya.

Menjadi sibuk bisa terasa sebagai rasa tujuan. Tetapi ini tentang keseimbangan. Baguslah memiliki hal-hal yang harus dilakukan, tetapi juga wajar memiliki momen di mana tidak ada yang mendesak. Ruang itu memungkinkan untuk berpikir lebih jernih, kreativitas, dan lebih menghargai orang di sekitar Anda.

Memperlambat bukan berarti tertinggal. Ini berarti menjadi lebih sengaja dengan waktu Anda. Ini berarti mengakui bahwa ketenangan bukanlah sesuatu yang harus dihindari, tetapi sesuatu yang membantu kita berpikir lebih jelas dan merasa lebih sedikit tertekan.

Kehidupan akan terus bergerak cepat, tetapi tidak setiap saat harus demikian.

Belajarlah untuk hidup dalam saat itu dan menghargai di mana kaki Anda berada, bukan di mana mereka akan pergi.