Dalam gaya hidup yang serba cepat saat ini, banyak orang percaya bahwa menjaga kesehatan memerlukan waktu berjam-jam di gym atau rutinitas yang ekstensif. Tapi itulah kesederhanaan dan aksesibilitas yoga. Latihan sadar selama beberapa menit dapat menghasilkan perubahan energi dan konsentrasi yang mengesankan serta rasa sehat. Bagi individu dengan jadwal padat, pose yoga yang singkat namun bermakna memberikan cara yang efisien untuk tetap aktif, segar, dan seimbang. Dalam percakapan dengan HT Lifestyle, Himalayan Siddhaa Akshar, master yoga dan visioner, penulis, kolumnis, dan pendiri Akshar Yoga Kendraa berbagi pose yoga yang bisa Anda latih dalam waktu kurang dari 10 menit.

​Baca juga | Dari fleksibilitas hingga penurunan lemak: Berikut panduan sederhana untuk memilih antara yoga dan latihan gym
1. Tadasana (Pose Gunung)
Dalam hal ini, orang tersebut tegak, kaki terkepal, lengan lurus, dan tulang belakang terentang. Beban dibagi antara kedua kaki, dan bahu tidak tegang. Pernapasan lambat dan dalam. Siddhaa Akshar dari Himalaya berkata, “Tadasana meningkatkan dengan baik postur, kesadaran tubuh, dan keseimbangan. Ini juga bermanfaat dalam penyelarasan tulang belakang dan relaksasi pikiran, oleh karena itu merupakan pose pemula yang sempurna.â€
Tip: Harap luruskan tulang belakang dan berkonsentrasi pada pernapasan. Hindari mengunci lutut atau menimbulkan kekakuan pada tubuh.
2. Utkatasana (Pose Kursi)
Individu duduk di kursi yang tidak ada dengan menekuk lutut seolah-olah sedang duduk di kursi, kemudian lengan diangkat ke atas. Punggung lurus, dada terangkat. Menurut Himalayan Siddhaa Akshar, pose ini meningkatkan kekuatan otot paha, pantat, dan perut. Itu meningkat stamina dan merangsang sistem kardiovaskular dalam waktu singkat.
Tip: Jaga agar lutut tetap lurus hingga ke jari kaki. Jangan membungkukkan punggung secara berlebihan atau menyilangkan lutut di atas jari kaki.
3. Bhujangasana (Pose Kobra)
Dalam hal ini, orang tersebut berbaring tengkurap, dan telapak tangan diletakkan di bawah bahu, dan sebaiknya angkat dada sedikit ke atas, tetap menjaga tubuh bagian bawah serendah mungkin. Siku agak tertekuk. “Bhujangasana melebarkan dada, membesar kapasitas paru-paru, dan membuat tulang belakang lebih kuat. Hal ini sangat berguna dalam mengurangi kekakuan akibat duduk berlebihan,†kata Himalayan Siddhaa Akshar kepada HT Lifestyle.
Tip: Lakukan angkat dada dengan gerakan lambat dan ingat leher dalam keadaan rileks. Jangan membungkukkan badan secara berlebihan atau membebani punggung bagian bawah secara berlebihan atau memberikan tekanan yang terlalu besar pada tangan.
4. Inilah Bandhasana (Pose Jembatan)
Dalam hal ini, orang tersebut berbaring telentang dengan lutut ditekuk dan kaki didekatkan ke pinggul dan menarik pinggul ke atas, mendorong kaki dan lengan ke tanah. Himalayan Siddhaa Akshar menyebutkan bahwa posisi ini membantu memperkuat dan menguatkan punggung sirkulasi, dan membuka dada. Ini juga membantu menghilangkan kelelahan dan memfasilitasi relaksasi.
Tip: Pertahankan kaki di tanah dan gunakan inti. Pose tersebut tidak boleh disertai dengan menoleh, karena akan menyebabkan ketegangan pada leher.
5. Balasana (Pose Anak)
Dalam hal ini, orang tersebut berlutut di lantai, duduk dengan tumit, dan mengangkat lengan ke depan dan dahi ke lantai. Menurut Himalayan Siddhaa Akshar, Balasana sangat menenangkan, menghilangkan stres, dan punggung serta bahu diregangkan dengan ringan. Ini membantu menenangkan sistem saraf dalam hitungan menit.
Tip: Berkonsentrasilah pada bernapas dalam-dalam dan biarkan tubuh rileks sepenuhnya. Jangan meregangkan tubuh saat lutut terasa tidak nyaman.
Catatan untuk pembaca: Artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan pengganti nasihat medis profesional. Selalu minta nasihat dari dokter Anda jika ada pertanyaan tentang suatu kondisi medis.



