Pukulan keras di luar kandang bagi Islam Makhachev. Saat bepergian di Italia utara, juara UFC -77kg itu mengungkapkan di Instagram bahwa ia telah menjadi korban pencurian besar-besaran, hanya menyisakan dompet dan paspornya. Di antara barang-barang yang dicuri adalah sepasang crampon yang ditawarkan oleh bintang Paris Saint-Germain Khvicha Kvaratskhelia, yang sangat disukai oleh orang Dagestan itu.
Hadir di Italia utara tanpa menyebutkan alasan perjalanannya, Islam Makhachev di akun Instagram-nya menyebutkan bahwa dirinya telah menjadi korban pencurian. “Saya dulu bepergian ke Italia, tapi sekarang saya tidak suka negara ini lagi. Cepat atau lambat, saya akan ceritakan bagaimana saya dirampok. Yang tersisa hanyalah dompet dan paspor saya,” tulisnya, menyertai pesannya dengan beberapa foto dalam cerita tersebut.
Berdasarkan keterangannya, seluruh harta bendanya disita. Pejuang tersebut tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai keadaan pencurian tersebut atau lokasi pasti terjadinya pencurian tersebut.
Sepasang yang ditawarkan oleh Kvaratskhelia di antara barang curian
Di antara barang curian tersebut, Islam Makhachev menyebut sepasang crampon yang ditawarkan Khvicha Kvaratskhelia, pemain sayap Paris Saint-Germain. “Hal paling berharga yang saya miliki adalah sepatu yang diberikan Kvaratskhelia kepada saya. Pencuri, jika Anda tidak suka sepak bola, kembalikan kepada saya!”, katanya.
Sang juara juga membagikan gambar sajadahnya, bersama dengan pesan: “Jangan khawatir. Semuanya baik-baik saja. Aku punya sajadah, itu yang terpenting.â€
Untuk saat ini, Islam Makhachev belum mengumumkan tanggal kembalinya ke oktagon. Dia tetap meraih kemenangan melawan Jack Della Maddalena pada November 2025, yang membuatnya menjadi juara UFC -77kg.





