DENPASAR – Dinas Perhubungan (Dishub) Bali berharap tes taksi air atau taksi laut yang digagas Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bisa diuji coba pada tahun 2026.
Saat ini masih dalam tahap kajian, termasuk desain kapal dan pelabuhannya, diharapkan uji coba bisa dilakukan pada tahun ini, kata Kapolda Bali I Kadek Mudarta di Denpasar, Jumat, 10 April dilansir ANTARA.
Kadek Mudarta menilai taksi laut bisa menjadi alternatif di tengah padatnya lalu lintas jalur darat, khususnya di area pintu masuk Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali hingga tempat wisata.
Untuk itu jalur pertama yang mulai berjalan adalah Pantai Sekeh sebelah Bandara I Gusti Ngurah Rai hingga Canggu, tepatnya Pantai Berawa.
“Hal ini untuk memberikan alternatif, mengurangi beban lalu lintas darat, dan mempersingkat waktu tempuh. Untuk saat ini jalur Pantai Sekeh-Pantai Berawa sedang dikaji,” ujarnya.
Proyek taksi laut sendiri saat ini masih dalam tahap kajian dan nantinya dari hasil kajian tersebut juga akan dirumuskan peran instansi terkait termasuk Dishub Bali, karena untuk pelaksanaannya menjadi kewenangan PT ASDP.
“Iya memang diharapkan bisa dilaksanakan oleh badan usaha, lintas ini masih dalam satu kabupaten, tentunya dari segi kewenangan Badung lebih berperan penting, namun kajian yang akan dilakukan juga akan merumuskan peran para pemangku kepentingan termasuk Pemprov Bali,” kata Kadek Mudarta.
Jika kajian dan uji coba sudah dilakukan, kata dia, maka sesuai target Kementerian Perhubungan, pembangunan diperkirakan selesai pada pertengahan tahun 2027.
Sebelumnya, dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi V DPR yang juga dihadiri Gubernur Bali Wayan Koster di Jakarta, Rabu (8/4), Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengatakan dengan hadirnya taksi laut akan mampu mengurangi waktu perjalanan dari 1,5-2 jam menjadi hanya 30 menit dengan menggunakan kapal yang lebih ramah lingkungan.
Kawasan Canggu khususnya Pantai Berawa juga dipilih karena termasuk dalam jumlah kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara tertinggi di Bali.
Untuk prosesnya, saat ini Kementerian Perhubungan telah menugaskan PT ASDP sebagai operator taksi laut untuk menyiapkan kajian DED (Detailed Engineering Design) dengan target konstruksi akan dimulai pada Agustus 2026 dan juga menargetkan uji coba pada tahun ini.
Versi bahasa Inggris, Cina, Jepang, Arab, dan Prancis dibuat secara otomatis oleh AI. Jadi mungkin masih ada ketidakakuratan dalam penerjemahan, harap selalu menjadikan bahasa Indonesia sebagai bahasa utama kami. (sistem didukung oleh DigitalSiber.id)




