Penelitian baru menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan organik dapat mengurangi risiko kanker hingga 25 persen. Penelitian yang dipublikasikan di JAMA Internal Medicine juga menyatakan bahwa risiko mengonsumsi pestisida yang terkandung dalam makanan non-organik dapat meningkatkan risiko kanker hingga 50 persen.
Studi ini dilakukan dengan melibatkan lebih dari 68.000 peserta selama lima tahun. Hasilnya menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi makanan organik secara teratur memiliki risiko lebih rendah terkena berbagai jenis kanker, termasuk kanker payudara, prostat, kulit, dan usus.
Penelitian juga menyoroti pentingnya konsumsi makanan organik sebagai upaya meningkatkan kesehatan dan mencegah penyakit kronis. Namun, peneliti juga menekankan perlunya penelitian lebih lanjut untuk memahami hubungan antara makanan organik dan risiko kanker secara lebih mendalam.




