
Ketika tindakan AS di Iran dan Venezuela memicu perdebatan, perpecahan partisan mengenai kekuatan perang presiden mencapai rekor tertinggiA
Ketika perdebatan mengenai tindakan militer AS terhadap Iran semakin meningkat, sebuah laporan baru dari Institute for Governance and Civics (IGC) di Florida State University menemukan bahwa sebagian besar orang Amerika percaya bahwa presiden harus mendapatkan persetujuan kongres sebelum menggunakan kekuatan militer, bahkan ketika perpecahan partisan semakin tajam.A
Laporannya, “Opini Publik tentang Persetujuan Kongres untuk Kekuatan Militer,†memanfaatkan data survei selama lebih dari empat dekade mengenai kekuatan perang presiden dan merupakan bagian dari upaya IGC yang lebih luas untuk menumbuhkan pemahaman dan keterlibatan masyarakat melalui jajak pendapat publik.A
Temuan utama:
- Pada tahun 2026, sekitar 70% warga Amerika mengatakan presiden harus mendapatkan persetujuan kongres sebelum mengambil tindakan militer.A
- Dukungan untuk memerlukan persetujuan kongres secara konsisten melebihi 50% sejak tahun 1980, dan mencapai puncaknya pada 86% pada tahun 2013.A
- Kesenjangan partisan kini melebihi 40 poin persentase: 90% anggota Partai Demokrat menginginkan persetujuan Kongres, dibandingkan dengan 48% anggota Partai Republik.A
- Orang Amerika lebih cenderung mendukung perolehan persetujuan kongres ketika partai lawan memegang kursi kepresidenan.A
- Dukungan Partai Republik untuk meminta persetujuan Kongres turun tajam setelah aksi militer dimulai (dari sekitar 59% sebelum aksi menjadi 26% setelahnya), sementara dukungan Demokrat tetap tinggi secara konsisten, sekitar 95-96%.A
“Secara abstrak, masyarakat ingin Kongres terlibat sebelum kekuatan militer digunakan,” kata Ryan Owens, direktur IGC. “Tetapi kesenjangan partisan menunjukkan kepada kita bahwa masyarakat tidak menerapkan prinsip tersebut secara konsisten ketika partai mereka sendiri memegang kekuasaan di Gedung Putih.â€A
Laporan tersebut juga menunjukkan bahwa opini dapat berubah dengan cepat setelah aksi militer dilakukan. Dalam beberapa kasus baru-baru ini, dukungan Partai Republik untuk meminta persetujuan Kongres menurun drastis setelah pemogokan dimulai, sementara dukungan Partai Demokrat tetap tinggi.AA
“Pola luasnya stabil,” kata Zach Goldberg, penulis laporan tersebut. “Siapa yang berkuasa – serta apakah tindakan telah diambil – memberikan perbedaan nyata dalam cara masyarakat menjawab pertanyaan-pertanyaan ini.â€A
 Baca temuan selengkapnya dan akses data serta angka dalam laporan terbaru di sini: Opini Publik tentang Persetujuan Kongres untuk Kekuatan Militer.A
 Tentang Institut Pemerintahan dan Kewarganegaraan
Institute for Governance and Civics (IGC) di Florida State University berdedikasi untuk menciptakan generasi penerus warga negara yang efektif dan pemimpin yang bertanggung jawab. Didirikan pada tahun 2023, IGC mendukung berbagai inisiatif yang mempromosikan kebebasan konstitusional, kebebasan ekonomi, kebebasan hati nurani, dan kebebasan pendidikan melalui penelitian berbasis data, keunggulan dalam pengajaran, dan pertukaran intelektual yang beragam. Untuk mempelajari lebih lanjut tentang IGC, kunjungi igc.fsu.edu atau ikuti terus Facebook, X, Instagram, LinkedInDan YouTube.A
A



