Beranda Perang Tentara Israel berjuang untuk melawan operasi drone yang berkembang Hezbollah: Laporan

Tentara Israel berjuang untuk melawan operasi drone yang berkembang Hezbollah: Laporan

46
0

Israel Masih mencari cara efektif untuk melawan drone-dron yang semakin canggih yang digunakan oleh gerakan perlawanan Hezbollah di selatan Lebanon, sesuai laporan media Israel, yang menyoroti tantangan operasional yang semakin besar bagi rezim di wilayah itu.

Penyiar publik Israel, KAN, dikutip sebagai mengatakan bahwa tentara baru-baru ini telah menempatkan “sistem penargetan cerdas” di selatan Lebanon dalam upaya untuk meningkatkan kapasitasnya melacak dan mencegat drone-dron Hezbollah.

Laporan tersebut mencatat bahwa ratusan teropong visi malam “Dagger” juga telah dibagikan kepada prajurit Israel untuk meningkatkan akurasi mereka saat menembak sasaran bergerak pada malam hari.

Drone serat optik Hezbollah telah menjadi salah satu ancaman terberat bagi tentara Israel di selatan Lebanon karena sulit dideteksi dan Israel tidak mampu secara dapat diandalkan untuk mencegatnya, kata penyiar tersebut.

Pada akhir bulan lalu, perdana menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengakui bahwa misil dan drone Hezbollah merupakan “dua ancaman utama,” meminta para komandan militer untuk segera mencari solusi, sebuah pengakuan publik yang tidak lazim atas kekurangan tentara pendudukan tersebut.

Pada hari Sabtu, militer Israel mengatakan serangan drone Hezbollah melukai seorang perwira dan dua prajurit di selatan Lebanon, menyebabkan satu orang dalam kondisi serius.

Hezbollah mengatakan melancarkan beberapa operasi menargetkan kendaraan militer Israel, pertemuan pasukan, dan posisi di seluruh selatan Lebanon, menambahkan bahwa mereka juga menangkap drone Israel selama periode yang sama.

Gerakan perlawanan mengatakan operasi-operasi ini adalah respons langsung atas pelanggaran-pelanggaran Israel yang berulang terhadap gencatan senjata dan serangan terus-menerus terhadap area sipil di selatan Lebanon.

Meskipun gencatan senjata berlaku sejak 17 April, diperpanjang hingga pertengahan Mei, Israel terus melakukan serangan harian di Lebanon.

Serangan-serangan Israel terhadap Lebanon sejak 2 Maret telah menewaskan lebih dari 2.700 orang dan mengungsi lebih dari satu juta warga sipil.

Website Press TV juga dapat diakses melalui alamat alternatif berikut: www.presstv.co.uk

[Konteks: Konflik antara Israel dan Hezbollah di Lebanon.] [Fact Check: Data kematian dan pengungsi dapat diverifikasi dari sumber yang dapat dipercaya.]

Artikulli paraprakOpini
Artikulli tjetërLeslee Holliday: Membesarkan Anak
Putri Anggraini
Saya Putri Anggraini, sarjana Ilmu Komunikasi dari Universitas Diponegoro. Karier saya di dunia media dimulai pada tahun 2016 sebagai penulis berita digital di Tribunnews. Sejak 2020, saya fokus meliput isu pendidikan, kesehatan masyarakat, dan kebijakan sosial. Bagi saya, jurnalisme adalah sarana untuk menyampaikan informasi yang relevan dan bermanfaat bagi masyarakat luas.