Beranda Perang Setahun setelah bentrokan India

Setahun setelah bentrokan India

60
0

7 Mei 2026

Setahun setelah konflik, narasi persaingan tetap mengenai gencatan senjata dan salahkan

Peringatan satu tahun setelah konflik militer empat hari tahun lalu antara tetangga yang bersenjata nuklir India dan Pakistan telah menyoroti narasi bersaing yang dipromosikan oleh New Delhi, Islamabad, dan Washington mengenai konflik dan gencatan senjata yang mengakhiri empat hari pertempuran antara kedua negara tetangga yang bersenjata nuklir.

New Delhi secara keseluruhan menggambarkan Pakistan sebagai agresor dalam konflik, dikenal di India sebagai “Operasi Sindoor,” yang dipicu oleh serangan Pahalgam di Kashmir yang dikelola India di mana 26 warga sipil tewas, menurut otoritas India.

Pakistan, yang menyebut konflik sebagai “Marka-e-Haq” atau “Pertempuran Kebenaran,” telah menggambarkan dirinya sebagai korban agresi India dan mengatakan India tidak pernah menyajikan bukti yang mengaitkan Islamabad dengan serangan tersebut.

Soldiers inspect a building damaged by a suspected Indian missile attack near Muzaffarabad, the capital of Pakistan controlled Kashmir
Pakistan telah menggambarkan dirinya sebagai korban agresi India dan mengatakan India tidak pernah menyajikan bukti yang mengaitkan Islamabad dengan serangan tersebut [FILE: Mei 2025]Gambar: AP

Faktor Trump

Sementara itu, klaim berulang kali oleh Presiden AS Donald Trump bahwa dia memediasi gencatan senjata telah menjadi titik perselisihan lainnya.

India dengan tegas membantah mediasi AS, dengan Sekretaris Luar Negeri Vikram Misri mengatakan Modi memberitahu Trump bahwa gencatan senjata dicapai melalui perbincangan langsung antara militer India dan Pakistan.

“Perdana Menteri Modi menekankan bahwa India tidak pernah menerima mediasi di masa lalu dan tidak akan pernah melakukannya,” kata Misri.

India menjaga kebijakan yang sudah berlangsung lama dengan menolak mediasi pihak ketiga atas Kashmir, wilayah yang diperebutkan sepenuhnya oleh kedua negara.

Namun, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif secara publik mengucapkan terima kasih kepada Trump atas bantuannya dalam mengamankan gencatan senjata, dengan mengatakan Washington memainkan peran “pivotal” dalam mengakhiri konflik tersebut.

Sejak konflik, Pakistan telah menikmati hubungan yang lebih dekat dengan AS, mempergiat untuk memediasi gencatan senjata AS-Iran, sedangkan kesepakatan perdagangan India datang dengan syarat melibatkan minyak Rusia.

Artikulli paraprakAkses Ditolak
Artikulli tjetërKehidupan sehari
Putri Anggraini
Saya Putri Anggraini, sarjana Ilmu Komunikasi dari Universitas Diponegoro. Karier saya di dunia media dimulai pada tahun 2016 sebagai penulis berita digital di Tribunnews. Sejak 2020, saya fokus meliput isu pendidikan, kesehatan masyarakat, dan kebijakan sosial. Bagi saya, jurnalisme adalah sarana untuk menyampaikan informasi yang relevan dan bermanfaat bagi masyarakat luas.