Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa Amerika Serikat memperpanjang gencatan senjata dengan Iran secara tak terbatas saat putaran baru perundingan perdamaian ditangguhkan.
Pakistan berencana menjadi tuan rumah putaran kedua perundingan, tetapi Gedung Putih menunda perjalanan Wakil Presiden JD Vance ke Islamabad karena Iran menolak upaya untuk memulai kembali negosiasi. Iran mengakui perpanjangan gencatan senjata tetapi tidak mengatakan Tehran siap untuk menghadiri putaran baru perundingan untuk mengakhiri perang, demikian disampaikan televisi negara Rabu.
Sementara itu, agensi berita semiofisial Iran melaporkan bahwa Pasukan Garda Revolusi menyerang kapal ketiga pada hari Rabu di Selat Hormuz, yang mempertanyakan upaya untuk mengakhiri perang. Nour News, Fars, dan Mehr semuanya melaporkan serangan oleh Garda terhadap kapal bernama Euforia. Mereka mengatakan kapal tersebut telah “tersangkut” di pantai Iran, tanpa menjelaskan lebih lanjut. Garda telah menyita dua kapal lain yang diserang, lapor televisi negara Iran secara terpisah.
Berikut adalah informasi terbaru:
CENTCOM mengatakan lebih dari 30 kapal terkena dampaknya oleh pemblokiran AS
Pusat Komando militer AS menyatakan bahwa pasukannya di Timur Tengah telah “mengarahkan 31 kapal untuk berbalik atau kembali ke pelabuhan sebagai bagian dari pemblokiran AS terhadap Iran.”
Panama mengutuk “pembebasan ilegal” kapal yang berlayar di bawah bendera Panama melalui Selat Hormuz
Kementerian Luar Negeri negara Amerika Tengah itu menulis dalam sebuah pernyataan bahwa kapal yang dimiliki oleh perusahaan Italia MSC Francesca, “dibawa paksa” ke perairan Iran pada hari Rabu, dan menuduh Iran melanggar hukum internasional. Tidak jelas apakah kapal tersebut tetap berada di bawah kendali Iran.
Pentagon mengatakan bahwa dibutuhkan berbulan-bulan untuk membersihkan ranjau di Selat Hormuz, sumber AP mengatakan
Pentagon memberitahu anggota parlemen pekan ini bahwa kemungkinan dibutuhkan enam bulan untuk membersihkan ranjau yang dipasang di selat, menurut seseorang yang akrab dengan situasi dan diberikan anonimitas untuk membahas informasi yang sensitif.
Ditulis oleh Lisa Mascaro
Senat kembali menolak upaya Demokrat untuk menghentikan perang Trump di Iran**
Senat AS menolak resolusi tersebut dengan suara 46-51 pada hari Rabu karena mayoritas Republik di Kongres secara umum mendukung upaya militer Trump.
Ini adalah kali kelima tahun ini bahwa Senat memberikan kewenangan perangnya kepada presiden dalam konflik yang menurut Demokrat ilegal dan tidak sah. Resolusi tersebut akan memerlukan AS untuk menarik pasukan dari konflik tersebut sampai Kongres memberikan izin untuk tindakan lebih lanjut.
- Fakta: Resolusi tersebut akan menarik pasukan AS dari konflik dengan Iran sampai Kongres memberikan izin untuk tindakan selanjutnya.
Serangan Israel menewaskan setidaknya 5 orang di Gaza, kata rumah sakit
Setidaknya lima orang, termasuk tiga anak, tewas oleh serangan Israel di Gaza pada Rabu malam, menurut rumah sakit Shifa, tempat jenazah tersebut dibawa.
Korban ditargetkan oleh drone ketika mereka berada di sebuah jalan di Beit Lahiya, di bagian utara Jalur Gaza.
- Fakta: Serangan Israel telah membunuh lebih dari 780 orang sejak gencatan senjata rapuh antara Hamas dan Israel diberlakukan enam bulan yang lalu.





