JAKARTA – Nottingham Forest membuat kejutan dengan mengalahkan Porto dan melaju ke semifinal Liga Europa. Forest memastikan lolos ke empat besar untuk menghadapi tim sesama dari Liga Primer Inggris Aston Villa setelah mengalahkan 10 pemain Porto 1-0 dalam leg kedua perempat final di Stadion City Ground, Jumat, 17 April 2026 dini hari WIB.
Porto harus bermain dengan 10 orang sejak awal pertandingan. Itulah sebabnya bek Jan Bednarek melakukan kesalahan fatal setelah lututnya mengenai pemain depan Chris Wood. Akibatnya, Wood mengalami cedera yang membuatnya harus mendapat perawatan. Tidak hanya itu, Wood kemudian ditarik keluar untuk digantikan oleh Igor Jesus.
Sementara itu, Bednarek mendapat kartu merah setelah wasit meninjau insiden tersebut melalui VAR. Kartu merah selama pertandingan hanya berlangsung delapan menit, meninggalkan Porto dalam keadaan bingung. Ternyata hanya beberapa menit kemudian, Forest, yang masih berjuang di posisi terbawah klasemen Liga Inggris, di peringkat ke-16, berhasil membobol gawang Porto.
Gol tersebut dicetak oleh Morgan Gibbs-White setelah tendangannya mengenai lawan dan kemudian meluncur ke gawang Porto. Saat merayakan gol, Gibbs-White memperlihatkan jersey pemain Forest, Elliot Anderson, yang absen dalam pertandingan karena ibunya meninggal. Ia beserta rekan-rekannya menunjukkan dukungan dan rasa hormat untuk Anderson yang sedang berduka.
Setelah unggul 1-0, Forest sebenarnya kesulitan menambah keunggulan. Di sisi lain, Porto berusaha mengejar ketertinggalan gol. Bahkan, tim tamu hampir menyamakan kedudukan lewat William Gomes di babak kedua. Namun, tembakan dari jarak dekat Gomes masih gagal.
Selanjutnya, pemain pengganti Alan Varela juga hampir mencetak gol untuk Porto menjelang akhir pertandingan. Namun tendangannya masih mengenai mistar gawang.
Skor tetap 1-0 untuk Forest sehingga pertandingan berakhir. Hasil ini membuat Forest menang 2-1 secara agregat. Hal ini karena dalam pertandingan pertama, juara dua kali Piala Champions [sekarang Liga Champions] tersebut bermain imbang 1-1.
Di semifinal, Forest, yang bermain di kompetisi Eropa untuk pertama kalinya sejak 1996 ketika mereka tampil di Piala UEFA, akan bertemu dengan Aston Villa, yang mengeliminasi Bologna setelah menang 4-0 dalam leg kedua. Kemenangan besar tersebut memberi Villa keunggulan agregat 7-1.
“Klub dan para fans layak mendapatkannya [kesuksesan lolos ke semifinal]. Saya memiliki tim fantastis. Mereka menunjukkan semangat, karakter, dan kualitas yang besar,” kata manajer Vitor Pereira, yang menolak berkomentar tentang pertandingan melawan Villa di semifinal.
“Terlalu banyak jika saya memikirkan tentang Villa sekarang. Lebih baik jika saya memikirkan Burnley [di Liga Primer] yang akan kita hadapi akhir pekan ini,” katanya.



