JAKARTA – Drama tujuh gol terjadi ketika Bayern Munich, yang sebelumnya tertinggal 3-2, akhirnya menang 4-3 melawan Real Madrid dalam pertandingan besar kedua perempat final Liga Champions di Stadion Allianz Arena, Munich, Kamis, 16 April 2026 dini hari WIB. Dengan mengeliminasi Madrid dengan agregat 6-4, Bayern akan bertemu juara bertahan Paris Saint-Germain.
Bayern harus bekerja keras melawan permainan agresif Madrid. Kekalahan 2-1 di pertandingan pertama di kandang membuat Madrid harus tampil maksimal untuk mengejar defisit gol. Apalagi, Madrid hanya memiliki kesempatan di Liga Champions karena dalam kompetisi La Liga Spanyol, mereka telah ditinggalkan oleh Barcelona.
Meskipun bermain di kandang lawan, Madrid tetap menunjukkan performa maksimal. Bahkan, Los Merengues langsung unggul ketika pertandingan baru berjalan satu menit. Gelandang muda Arda Guler berhasil memanfaatkan kesalahan kiper veteran Manuel Neuer saat melempar bola. Namun, tendangan Neuer jatuh ke kaki Guler yang langsung melepaskan tembakan ke gawang kosong.
Namun, keunggulan 1-0 Madrid tidak berlangsung lama. Bayern mampu menyamakan skor menjadi 1-1 ketika sundulan Aleksandar Pavlovic, yang memanfaatkan tendangan pojok Joshua Kimmich, berhasil mengalahkan kiper Andriy Lunin. Gol itu tercipta pada menit kedelapan.
Madrid tampak tidak terpengaruh oleh gol tersebut. Tim Alvaro Arbeloa kembali bermain dengan menekan yang membuat pertandingan semakin menarik untuk ditonton. Hal ini karena kedua tim saling serang. Namun, Madrid berhasil kembali unggul setelah Guler mencetak gol keduanya pada menit ke-29. Guler membuat brace dengan tendangan bebas yang tidak bisa dijangkau kiper Neuer.
Pertandingan semakin menarik karena Bayern tetap bermain agresif karena mereka tidak ingin kalah setelah menang di Santiago Bernabeu. Sebagai hasilnya, striker Harry Kane membawa tuan rumah kembali menyamakan skor setelah memanfaatkan umpan dari bek Dayot Upamecano. Gol yang tercipta pada menit ke-38 mengubah skor menjadi 2-2.
Namun, gol masih terus terjadi. Madrid kembali unggul pada menit ke-42. Kali ini, giliran Kylian Mbappe yang berhasil membungkam para penggemar tuan rumah setelah berhasil mencetak gol ke gawang Bayern. Mbappe juga mencatatkan sejarah sebagai pemain pertama yang mencetak 10 gol tandang dalam satu edisi Liga Champions. Skor berubah menjadi 3-2 untuk Madrid dan bertahan hingga babak pertama berakhir.
Di babak kedua, Bayern mengambil inisiatif untuk menyerang. Namun, Madrid merespons dengan permainan terbuka sehingga kedua tim kembali saling menyerang.
Bayern sendiri mulai kesulitan melawan pertahanan solid Madrid yang dipimpin oleh Antonio Rudiger dan Trent Alexander-Arnold. Ketika Madrid mulai unggul, situasinya akhirnya berbalik karena gelandang Eduardo Camavinga mendapat kartu kedua yang diikuti kartu merah setelah melakukan pelanggaran terhadap Kane pada menit ke-86.
Menghadapi lawan yang bermain dengan 10 orang, Bayern langsung menekan. Hasilnya juga terlihat. Hanya tiga menit kemudian, winger Luis Diaz mengalahkan Lunin yang mengubah skor menjadi 3-3. Skor imbang ini sudah cukup untuk meloloskan Bayern ke babak semifinal.
Lebih lanjut, tuan rumah akhirnya menambahkan satu gol lagi melalui Michael Olise. Dia menyelesaikan assist dari Kane di waktu injury. Skor berubah menjadi 4-3 untuk Bayern. Pertandingan berakhir dengan Guler diusir karena perilaku unsporting.
Bayern juga menang 6-4 secara agregat dan lolos ke babak semifinal. Tim Vincent Kompany akan menghadapi PSG yang mengeliminasi Liverpool. Pertandingan ini juga akan menjadi pertandingan besar ideal antara dua tim elit Eropa.
Tag: bayern munchen, bayern, liga champions, liga champions 2025/22026, real madrid, paris saint germain, psg, harry kane, luis diaz, vincent kompany, alvaro arbeloa, kylian mbappe, hasil pertandingan sepak bola, sepak bola, sepak bola internasional


