Beranda Olahraga Tradisional Man City Gagal Kalahkan Bournemouth, Guardiola: Selamat untuk Arsenal!

Man City Gagal Kalahkan Bournemouth, Guardiola: Selamat untuk Arsenal!

28
0

JAKARTA – Manchester City gagal menunda pesta juara Arsenal setelah gagal mengalahkan Bournemouth dan hanya mampu bermain imbang 1-1 dalam duel di Liga Premier Inggris di Stadion Vitality, Rabu, 20 Mei 2026 dini hari WIB. Hasil ini membuat Arsenal mengakhiri gelar Liga Inggris cepat selama 22 tahun. Manajer Man City, Pep Guardiola, juga mengucapkan selamat kepada Arsenal.

Man City masih mencoba melambatkan langkah Arsenal dan membuat gelar liga dalam pertandingan terakhir. Namun, harapan yang tidak berhasil dilakukan Man City tampak kehilangan daya dan semangat bertarung untuk memenangkan pertandingan karena akan ditinggalkan oleh Guardiola setelah berakhirnya kompetisi.

Pada pertandingan itu, Man City kebobolan gol melalui Eli Junior Kroupi pada menit ke-39. Setelah gol tersebut, Man City kesulitan menembus pertahanan Bournemouth. Mereka hanya bisa menyamakan skor saat memasuki waktu injury. Gol Erling Haaland pada menit 90+5 mengubah skor menjadi 1-1 yang bertahan hingga akhir pertandingan.

Hasil ini membuat Man City memiliki 78 poin. Empat poin di belakang Arsenal yang berada di puncak klasemen. Dengan satu pertandingan tersisa, Man City tidak bisa mengejar poin Gunners. Begitu Man City gagal mengatasi Bournemouth, para pemain Arsenal dan para penggemar mereka langsung merayakan pesta juara.

Tim Mikel Arteta mengakhiri paceklik gelar liga setelah terakhir kali memenangkannya pada tahun 2004. Saat itu, Arsenal ditangani oleh Arsene Wenger dan dikonfirmasi sebagai The Invincibles karena tidak terkalahkan saat mereka menjadi juara Liga Premier.

“Selamat kepada Arsenal, Mikel, semua staf, semua pemain, dan penggemar atas kemenangan Liga Premier,” kata Guardiola seperti dikutip france24. “Kamu pantas mendapatkannya.”

Guardiola sendiri, musim ini, memimpin Man City meraih double title. Mereka memenangkan Piala Liga Inggris atau Piala Carabao dengan mengalahkan Arsenal dan Piala FA setelah menang 1-0 atas Chelsea. Keberhasilan ini membuat Guardiola memenangkan 20 trofi selama 10 tahun mengarahkan Man City.

Dia membawa Cityzens ke puncak kemuliaan karena untuk pertama kalinya mereka memenangkan Liga Champions. Bukan hanya itu, Man City juga membuka jalan menuju treble dan menyamai pencapaian rival mereka di kota itu, Manchester United. Di bawah Guardiola, Man City menjadi satu-satunya tim yang memenangkan Liga Premier empat kali berturut-turut.

Guardiola juga menjadi pelatih terlama yang menangani Man City dibandingkan saat ia melatih Barcelona dan Bayern Munich sebelum akhirnya mengumumkan perpisahan dari Etihad meskipun kontraknya masih satu tahun. Pertandingan melawan Aston Villa di Etihad merupakan perpisahan Guardiola dari Man City.

“Kepemimpinan klub adalah orang pertama yang akan saya ajak bicara,” kata Guardiola saat menetapkan masa depannya dengan meninggalkan Man City. “Kami akan memutuskan setelah kompetisi berakhir. Kami akan duduk bersama dan membahas. Itu sederhana dan kami akan membuat keputusan,” katanya.

Hanya para penggemar berharap Guardiola menyelesaikan kontrak atau tinggal satu tahun lagi. “Satu tahun lagi, Guardiola!” teriak para penggemar dalam pertandingan melawan Bournemouth.

Sementara itu, para pemain Arsenal berkumpul di pusat latihan Tim untuk menonton pertandingan Bournemouth melawan Man City. Mereka juga segera merayakan begitu Man City bermain imbang melawan tuan rumah.

Bukan hanya para pemain, para penggemar berkumpul di Stadion Emirates untuk merayakan pesta juara yang dinanti-nantikan. Penggemar menyulut kembang api berwarna merah dan menyanyikan, “Campeones.” Mereka juga meneriakkan nama ‘Arteta’ berkali-kali.

Tak lupa, Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, memberikan selamatnya. Terlebih, Starmer ternyata adalah penggemar berat klub London Utara tersebut.

“22 tahun bagi Arsenal,” tulis Perdana Menteri di X. “Akhirnya kami kembali ke posisi yang seharusnya menjadi milik kami. Juara!”

Wenger juga memberikan selamat kepada Declan Rice dkk. “Kalian akhirnya berhasil melakukannya! Pemenang terus melangkah saat yang lain berhenti. Saatnya kalian. Nikmati momennya,” kata Wenger dalam sebuah video yang diunggah di situs web klub.

Arsenal akan menerima tropi Liga Premier dalam pertandingan terakhir melawan Crystal Palace dalam Derby London di Selhurst. Mereka akan mengadakan parade juara pada 31 Mei 2026 atau sehari setelah final Liga Champions.

Setelah mengakhiri cepat trofi Liga Inggris, Arsenal masih memiliki ambisi untuk memenangkan Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sejarah klub serta memenangkan double. Arsenal adalah salah satu klub papan atas Liga Premier yang belum pernah mengangkat trofi treble. Tim mencapai final 20 tahun lalu namun kalah dari Barca.

Di final ini, Arsenal akan menghadapi juara bertahan Paris Saint-Germain. Jika mereka menjadi juara, Arsenal akan menyamai pencapaian Man Utd dan Man City yang memenangkan Liga Premier dan Liga Champions dalam satu musim.