Beranda Olahraga Tradisional AC Milan Dipegang oleh Juventus, Persaingan di Zona Liga Champions Semakin Ketat

AC Milan Dipegang oleh Juventus, Persaingan di Zona Liga Champions Semakin Ketat

19
0

AC Milan gagal mengalahkan Juventus dalam pertandingan besar di Serie A Italia. Pada duel di Stadion San Siro, Senin, 27 April 2026, Milan diimbangi Juve 0-0 yang membuat persaingan di zona Liga Champions semakin ketat. Lupakan Scudetto karena Milan tidak bisa mengejar rival sekota Inter Milan, yang memimpin klasemen dan berpeluang memenangkan gelar liga. Namun, Milan harus mengamankan posisi di papan atas untuk mendapatkan tiket kembali ke Liga Champions musim depan. Milan sebenarnya memiliki kesempatan untuk mempertahankan posisi mereka di zona Liga Champions saat menjamu Juve. Hanya saja pertandingan besar itu berakhir tanpa gol yang diciptakan. Kedua tim akhirnya hanya mendapatkan satu poin dari pertandingan itu. Meskipun gagal meraih kemenangan, posisi Milan tidak berubah. Mereka tetap berada di posisi ketiga dengan 67 poin. Tiga poin di depan Juve yang berada di posisi keempat. Namun, Como 1907, yang berada di peringkat kelima, masih memiliki kesempatan untuk menusuk ke posisi lebih tinggi. Kemenangan 2-0 atas Genoa membuat Como juga memanasinya kompetisi. Saat ini, klub ini yang didukung oleh PT Djarum dari Indonesia, telah mendapatkan 61 poin. Hal yang sama berlaku untuk AS Roma yang berada di posisi keenam, tetapi mereka kalah dalam selisih gol. Dengan empat pertandingan tersisa, Como dan Roma masih bisa mengubah posisi empat besar di Serie A Italia. Ancaman dari Como dan Roma telah diperhitungkan oleh pelatih Juve, Luciano Spalletti. Dia berharap Bianconeri tidak lagi kehilangan poin untuk tetap mempertahankan harapan tampil di kompetisi Eropa tertinggi. “Roma dan Como berhasil menang. Dengan kompetisi menyisakan beberapa pertandingan, kami harus memenangkannya sehingga pantas mendapatkan tempat di turnamen [Liga Champions],” kata Spalletti seperti yang dikutip oleh france24. Sementara itu, pelatih Milan, Massimiliano Allegri menyatakan bahwa pertandingan berakhir imbang sehingga hasil imbang cukup adil bagi kedua tim. “Pertandingan taktis dan imbang. Kami benar-benar menciptakan peluang. Begitu juga Juventus,” kata Allegri. “Imbang ini adil meskipun ada beberapa peristiwa yang bisa mengubah permainan,” kata mantan pelatih Juve yang optimis bahwa Milan akan mendapatkan tiket ke Liga Champions. “Kesuksesan mendapatkan satu poin membuat kami bisa melangkah ke depan. Sekarang, kami hanya membutuhkan enam poin lagi untuk mencapai target. Dan ini berarti memenangkan dua pertandingan,” katanya lagi. Pertandingan yang ditandai dengan protes dari pendukung garis keras Milan karena kenaikan harga tiket pertandingan, Juve mengancam gawang tim tuan rumah. Bahkan gelandang Khephren Thuram, yang menerima umpan dari Francisco Conceicao, hampir berhasil menjebol gawang Rossoneri pada menit ke-36. Hanya gol itu dianulir karena dia berada dalam posisi offside. Tak lama kemudian atau empat menit kemudian, giliran Conceicao hampir mencetak gol. Namun, tendangan langsungnya bisa diamankan oleh kiper Mike Maignan. Milan tidak tanpa peluang. Alexis Saelemaekers juga hampir berhasil mencetak gol ke gawang Juve. Hanya saja tembakannya dari jarak dekat masih melambung di atas mistar gawang. Saat pertandingan hampir berakhir, penyerang Juve Dusan Vlahovic mendapatkan peluang bagus. Usahanya masih bisa digagalkan oleh Maignan sehingga skor tetap 0-0 hingga akhir pertandingan.