Beranda Indonesia Emas Antam Indonesia Turun Rp50.000 per Gram Hari Ini

Emas Antam Indonesia Turun Rp50.000 per Gram Hari Ini

37
0

Berita Gotrade – Harga emas patokan Indonesia dari perusahaan tambang milik negara PT Aneka Tambang (ANTM) turun Rp50.000 per gram pada hari Rabu (22/04). Harga jual di butik Logam Mulia Antam di Jakarta kini berada di Rp2.830.000 (sekitar USD 170) per gram.

Penurunan ini menjadi penanda koreksi yang signifikan bagi investor emas Indonesia yang mengikuti batangan Antam sebagai instrumen investasi ritel utama. Emas Antam adalah produk emas fisik yang paling banyak diperdagangkan di ekonomi terbesar di Asia Tenggara.

Poin Penting: – Harga jual emas Antam turun Rp50.000 menjadi Rp2.830.000 per gram pada Rabu (22/04). – Harga beli kembali juga turun Rp50.000 menjadi Rp2.640.000 per gram. – Pembelian dikenakan pajak penghasilan sebesar 0,25% namun bebas dari pajak pertambahan nilai di Indonesia.

Harga beli kembali, yang merupakan jumlah yang dibayarkan Antam saat membeli kembali emas dari pemegangnya, juga turun sebesar Rp50.000. Menurut data Logam Mulia, harga beli kembali kini berada di Rp2.640.000 per gram.

Penurunan yang terjadi secara bersamaan pada harga jual dan beli kembali menunjukkan koreksi pasar yang luas daripada penyesuaian spread. Selisih antara harga jual dan beli kembali tetap sekitar Rp190.000 per gram.

Berdasarkan regulasi pajak Indonesia, pembelian emas Antam bebas dari Pajak Pertambahan Nilai berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 49 tahun 2022. Hal ini membuat batangan emas menjadi salah satu produk investasi yang mendapat perlakuan pajak VAT yang menguntungkan di Indonesia.

Pembeli masih dikenai pajak penghasilan sebesar 0,25% sesuai dengan Peraturan Kementerian Keuangan No. 48 tahun 2023. PT Antam mengeluarkan sertifikat pemotongan pajak untuk setiap transaksi demi keperluan pelaporan pajak tahunan.

IDX Channel melaporkan bahwa beberapa produk emas Antam dalam denominasi tertentu sementara tidak tersedia di platform resmi. Hal ini bisa menjadi sinyal permintaan ritel yang kuat bahkan di tengah koreksi harga.

Penurunan harga ini mengikuti periode kenaikan agresif dalam beberapa minggu terakhir yang didorong oleh momentum emas global. Koreksi ini sejalan dengan harga emas internasional yang mundur dari level tertinggi baru-baru ini.

Bagi investor yang sedang mempertimbangkan titik masuk, koreksi ini bisa menjadi peluang dalam tren naik yang lebih luas. Namun, harga emas global tetap sensitif terhadap ketegangan geopolitik dan keputusan suku bunga bank sentral di seluruh dunia.

Para peserta pasar sebaiknya memantau arah harga emas global dalam beberapa hari ke depan sebelum mengambil keputusan. Volatilitas tinggi menuntut timing yang hati-hati baik dalam posisi beli maupun jual.