Beranda Indonesia Emas Antam Indonesia Melonjak $2.50 saat Harga Global Turun

Emas Antam Indonesia Melonjak $2.50 saat Harga Global Turun

30
0

Gotrade News – Produsen emas milik negara Indonesia, PT Antam, meningkatkan harga jual batang emasnya sebesar Rp40.000 (~$2,50) menjadi Rp2.880.000 (~$180) per gram pada hari Selasa (21/04). Kenaikan ini menonjol karena harga emas global sebenarnya turun 0,4% pada sesi yang sama.

Key Takeaways: – Harga emas Antam naik Rp40.000 menjadi Rp2,88 juta/gram (~$180), dengan harga beli kembali juga naik Rp50.000 menjadi Rp2,69 juta/gram – Harga dalam negeri berbeda dengan harga emas global, yang turun karena kekuatan dolar AS dan harga minyak yang meningkat – Faktor internal termasuk penyesuaian harga harian dan strategi perdagangan Antam mendorong perbedaan tersebut

Domestic Gold Bucks Global Trend

PT Antam, perusahaan pertambangan milik negara terbesar di Indonesia dan penjual emas ritel terbesar, meningkatkan harga jual harian dari Rp2.840.000 menjadi Rp2.880.000 per gram. Harga beli kembali, yang merupakan harga yang dibayar Antam untuk membeli kembali batangan, juga naik Rp50.000 menjadi Rp2.690.000 per gram.

Perbedaan ini tidak biasa karena biasanya harga Antam mengikuti harga emas global dengan rapat. Menurut Bloomberg Technoz, faktor internal seperti rekalkulasi harga harian dan strategi perdagangan Antam menjelaskan ketidaksesuaian ini.

Emas global melemah 0,4% ketika dolar AS menguat di tengah kenaikan harga minyak mentah. Dolar yang lebih kuat biasanya memberikan tekanan pada emas karena logam tersebut dihargai dalam dolar secara global.

Bagi investor yang mencari paparan emas melalui instrumen yang terdaftar di AS, SPDR Gold Shares melacak harga emas fisik secara langsung. Penambang emas seperti Newmont menawarkan paparan berleverage terhadap pergerakan harga emas.

Price Breakdown by Weight

Denominasi-dinilai kecil tetap populer di kalangan pembeli ritel Indonesia, dengan batang 0,5 gram di Rp1.490.000 (~$93). Batang 5 gram dijual dengan harga Rp14.175.000 (~$886) dan batang 10 gram seharga Rp28.295.000 (~$1.768).

Batang berukuran institusi menunjukkan ekonomi skala, dengan batang 100 gram di Rp282.212.000 (~$17.638). Batang 1 kilogram dijual dengan harga Rp2.820.600.000, sekitar $176.288 dengan kurs pertukaran saat ini.

Seperti dilaporkan oleh Kompas, pajak pembelian (PPh 22) dikenakan sebesar 0,45% untuk wajib pajak terdaftar. Tanpa NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak), tarif tersebut menjadi dua kali lipat, yaitu 0,9%.

Lonjakan sebesar Rp40.000 dalam satu hari menunjukkan momentum emas dalam negeri yang berkelanjutan meskipun adanya tekanan global. Investor sebaiknya memperhatikan apakah kesenjangan harga domestik-global ini akan menyempit atau membesar dalam sesi mendatang.

Sumber: Kompas, Harga Emas Antam Hari Ini 21 April Naik Rp 40.000 Per Gram, 2026 Bloomberg Technoz, Harga Emas Antam Naik Saat Emas Dunia Malah Turun, 2026 SINDOnews, Kilau Emas Antam Semakin Menyala Hari Ini Naik Rp40.000 Per Gram, 2026