Sebanyak 20 negara di seluruh dunia telah menandatangani perjanjian untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dalam pertemuan di Madrid. Namun, para ahli menyatakan bahwa komitmen yang diberikan oleh negara-negara tersebut masih kurang untuk mengatasi perubahan iklim secara signifikan.
Pertemuan dua minggu yang disebut sebagai Konferensi Pihak-Pihak Konvensi Kerangka Kerja Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Perubahan Iklim (COP25) berlangsung di tengah peningkatan kekhawatiran tentang dampak perubahan iklim yang semakin terasa di seluruh dunia.
Para aktivis lingkungan dan negara-negara kepulauan yang rentan terhadap naiknya permukaan air laut menyerukan tindakan segera untuk mengurangi emisi gas rumah kaca guna menghindari dampak yang lebih buruk di masa depan.




