JAKARTA, Indonesia – Indonesia sedang meninjau proposal dari Amerika Serikat mengenai akses penerbangan melalui wilayah udaranya, kata Kementerian Luar Negeri pada hari Kamis.
Proposal tersebut muncul di media lokal setelah Indonesia dan AS menetapkan Kemitraan Kerjasama Pertahanan Utama, yang diumumkan oleh Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth pada hari Senin di Pentagon.
“Masih dalam pertimbangan internal oleh pemerintah dan mekanisme pengaturannya tetap diperiksa dengan cermat. Dan tentu saja mempertimbangkan … kepentingan nasional Indonesia, kedaulatan wilayah udara, dan kebijakan luar negeri kita yang independen dan aktif,” kata Yvonne Mewengkang, juru bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia kepada wartawan.
Kementerian Pertahanan Indonesia minggu ini mengkonfirmasi bahwa AS telah meminta izin penerbangan melalui wilayah udaranya dan masih dalam tahap pembahasan.
“Selama proses pembahasan, Indonesia melakukan beberapa penyesuaian penting dan menekankan bahwa dokumen tersebut bersifat non-binding dan tidak secara otomatis berlaku, dan masih memerlukan diskusi lebih lanjut melalui mekanisme teknis yang berlaku dan prosedur nasional,” kata kementerian dalam sebuah pernyataan.
Edna Tarigan, Associated Press
[Context: Indonesia sedang meninjau proposal dari AS mengenai akses penerbangan melalui wilayah udaranya.] [Fact Check: Kemitraan Kerjasama Pertahanan Utama antara Indonesia dan AS diumumkan oleh Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth di Pentagon.]



