JAKARTA – Lagi-lagi, drama gol di menit terakhir. Meskipun gagal meraih kemenangan, striker Benjamin Sesko kembali menyelamatkan Manchester United dari kekalahan dalam pertandingan Liga Utama Inggris di London Stadium, Rabu, 11 Februari 2026 WIB. Gol Sesko di menit ke-90+6 membuat pertandingan berakhir imbang 1-1.
Waktu Carrick sekali lagi menyelamatkan Man Utd. Hampir kalah, namun semangat untuk tidak menyerah Man Utd tidak hilang sehingga mereka berhasil menyamakan skor di menit-menit terakhir.
Hanya saja, harapan fans Man Utd Frank Ilett untuk mencukur rambutnya jika tim favoritnya memenangkan lima kemenangan berturut-turut gagal. West Ham United memaksa Ilett memperpanjang sumpahnya setelah menghentikan rentetan kemenangan empat pertandingan Man Utd. Alasannya, tim yang ia dukung tidak mampu memenangkan pertandingan kelima.
Bahkan West Ham hampir merendahkan Setan Merah yang sebelumnya begitu perkasa dengan mengalahkan tim-tim elit, Manchester City dan tiga tim London, Arsenal, Fulham dan Tottenham Hotspur. Namun, mereka hampir tak berdaya ketika menghadapi tim London berikutnya di kandang lawan.
Meskipun West Ham tidak mampu mendominasi permainan dan kalah dalam penguasaan bola, permainan mereka yang efektif dan efisien membuat sulit bagi juara Liga Champions tiga kali yang begitu percaya diri. Ya, sepertinya Bruno Fernandes dkk. meremehkan West Ham yang berada di zona degradasi. Namun, kemenangan mereka tidak berarti apa-apa di depan Martil.
Man Utd juga mengalami kebobolan pertama kali ketika striker Tomas Soucek berhasil mencetak gol ke gawang Senne Lammens. Untungnya, ada Sesko yang menjadi penyelamat. Striker yang masuk menggantikan Matheus Cunha berhasil menyamakan skor di menit terakhir.
Hasil imbang membuat Man Utd kembali ke zona Liga Champions. Sebelumnya, Chelsea yang bermain imbang 2-2 melawan Leeds United berhasil menggeser posisi Man Utd. Namun, akhirnya Man Utd kembali ke posisi keempat setelah mengumpulkan 45 poin. Selisih satu poin dari Chelsea yang menempati posisi kelima.
Hanya saja, Man Utd gagal mendekati Aston Villa yang berada di posisi ketiga dengan 47 poin. Meskipun hanya bisa memotong satu poin, Villa memiliki kesempatan untuk menjauh dari kejaran Man Utd jika mereka mengalahkan Brighton and Hove Albion.
Di sisi lain, West Ham masih berjuang di zona degradasi. Mereka berada di peringkat ke-18 atau posisi tertinggi dari tim-tim di zona merah dengan 24 poin. Namun, klub di bawah Nuno Espirito Santo masih punya harapan untuk memperbaiki posisi sehingga bisa bertahan di Liga Premier. Alasannya, West Ham hanya terpaut dua poin dari Nottingham Forest, yang berada di peringkat ke-17.
Dalam pertandingan itu, Man Utd sebenarnya tampil dengan penuh keyakinan. Hanya saja, mereka tampak abai ketika menghadapi tim yang akan berjuang habis-habisan untuk keluar dari ancaman degradasi. Seperti terbukti, Man Utd yang kembali mengandalkan Bryan Mbeumo sebagai ujung tombak tidak mampu menembus pertahanan West Ham.
Sejak awal pertandingan, Man Utd telah menunjukkan dominasi. Apalagi Carrick tidak mengganti komposisi tim. Mbeumo mendapat dukungan dari kapten Fernandes, Cunha dan Amad Diallo. Bek tengah Lisandro Martinez juga kembali berduet dengan Harry Maguire.
Hanya saja, serangan mereka selalu terhenti di barisan pertahanan tuan rumah. Skor tanpa gol berlangsung hingga babak pertama berakhir.
Di babak kedua, Man Utd terus menunjukkan dominasi. Namun, West Ham berhasil memanfaatkan celah untuk menerobos ke gawang Man Utd. Hanya dalam waktu lima menit, Soucek mengagetkan barisan pertahanan tim tamu. Ia berhasil menyelesaikan umpan dari Jarrod Bowen. Gol. Skor 1-0 untuk West Ham.
Tuan rumah berusaha mempertahankan pimpinan dengan memperkuat lini belakang. Man Utd menolak untuk menyerah dan bermain ofensif untuk menyamakan skor.
Usaha mereka berbuah hasil ketika Casemiro, yang memanfaatkan umpan Robbie Mainoo, menerobos ke gawang West Ham pada menit ke-63. Namun, setelah ditinjau oleh VAR, wasit membatalkan gol tersebut karena Casemiro dinyatakan offside.
Gagal menyamakan skor, Man Utd tetap percaya diri menyerang pertahanan West Ham. Dengan penguasaan bola mencapai 65%, peluang untuk mencetak gol sebenarnya sangat terbuka. Hanya saja serangan mereka selalu menghantam barisan pertahanan tuan rumah.
Ketika pertandingan diharapkan akan berakhir dengan kekalahan, Man Utd berhasil mengatasi kebuntuan. Gol Sesko yang menyambut tembakan voli dribel Mbeumo masuk ke sudut atas gawang yang tidak terjangkau oleh kiper Mads Hermansen.
Ya, ‘Carrick Time’ akhirnya menyelamatkan Man Utd. Gol Sesko memadamkan harapan West Ham untuk menang dan skor berakhir imbang 1-1. Beberapa menit kemudian pertandingan berakhir.
Versi bahasa Inggris, Cina, Jepang, Arab, dan Prancis dihasilkan secara otomatis oleh AI. Jadi masih mungkin terdapat ketidakakuratan dalam terjemahan, harap selalu lihat Bahasa Indonesia sebagai bahasa utama kami. (sistem didukung oleh DigitalSiber.id)




