Beranda Budaya Pembantu Rumah Tangga

Pembantu Rumah Tangga

26
0

Untuk pertama kalinya, penulis terlaris Freida McFadden membagikan foto dirinya tanpa memakai wig, yang telah dipakainya dalam foto-foto dan foto resmi selama lebih dari satu dekade.

McFadden, yang dulunya bekerja sebagai dokter yang merawat gangguan otak sebelum karir menulisnya melonjak, membagikan foto eksklusif kepada TODAY.com di baju lab yang menunjukkan penampilan aslinya.

Foto itu muncul setelah dia mengungkapkan kepada USA Today pada 8 April bahwa nama aslinya adalah Sara Cohen, mengatakan bahwa dia “lelah ini menjadi rahasia” dan bahwa dia memakai wig dalam foto karena dia “tidak punya ide bagaimana merapikan rambutnya.”

Dalam pernyataan kepada TODAY.com, McFadden mengatakan, “Menjadi jelas bagiku bahwa misteri di sekitar nama asliku mulai menjadi cerita tersendiri, dan aku memutuskan sudah waktunya untuk membagikannya.”

McFadden mengungkapkan bahwa dia sangat terkejut dengan reaksi setelah dia membagikan nama aslinya.

“Diberbagai tahun, aku melihat orang-orang online menggoda bahwa mereka tahu nama asliku dan akan memberitahu semuanya,” katanya. “Ini membuatku tertawa karena bukan seperti aku berada dalam perlindungan saksi! Aku selalu ingin fokus pada buku-bukuku, bukan identitasku. Aku menulis karena aku suka melakukannya dan aku suka berbagi karya-karyaku dengan para pembacaku.”

Dalam pernyataannya, sang penulis juga berbagi apakah dia akan terus menggunakan nama pena.

“Sekarang bahwa kebenaran sudah terungkap, aku ingin para pembacaku tahu bahwa aku masih akan menerbitkan buku-buku sebagai Freida McFadden,” katanya. “Selalu menjadi niatku untuk menghibur orang dan itu yang akan tetap ku lakukan selama kalian terus membaca. Untuk saat ini, aku akan kembali membuat diriku jarang terlihat dan menulis lebih banyak plot twist, yang berupa fiksi!”

McFadden telah terbuka sebelumnya tentang menjalani kehidupan ganda sebagai dokter dan penulis. Dia berbicara dengan Jenna Bush Hager dari TODAY di podcast “Open Book with Jenna” pada 2025 tentang menulis di bawah nama samaran.

“Saya tidak pernah sedikitpun mempertimbangkan untuk tidak menulis dengan nama pena,” katanya. “Saya hanya ingin menjaga agar semuanya terpisah.”