Patna: Chetna Samiti, sebuah organisasi yang bertekad untuk melestarikan dan mempromosikan warisan budaya Mithila, telah mulai melakukan upaya untuk meningkatkan kesadaran di kalangan pemuda tentang tradisi yang kaya di wilayah tersebut. Dalam percakapan dengan B K Mishra dari STOI, presidennya, Vivekanand Jha, berbicara tentang kesenjangan budaya yang semakin berkembang dan langkah-langkah yang diambil untuk membangkitkan warisan Mithila. Berikut kutipannya:
Apakah menurut Anda orang-orang Mithila menjauh dari budaya dan tradisi mereka sendiri? Ya, sampai batas tertentu. Kebanyakan orang, terutama pemuda yang tinggal jauh dari tempat asal mereka untuk belajar atau bekerja, tertarik pada budaya kosmopolitan, melupakan akar dan tradisi mereka sendiri. Selain itu, desa-desa kita juga mengalami perubahan yang sangat cepat akibat inisiatif pembangunan pemerintah baru-baru ini. Trend ini sungguh memprihatinkan.
Apa langkah yang akan Anda ambil untuk menghubungkan generasi saat ini dengan budaya Mithila yang telah lama? Di zaman sekarang, ketika orang mengadopsi gaya hidup Barat, merupakan tugas organisasi budaya untuk membuat masyarakat sadar akan warisan budaya yang kaya di negara bagian ini. Penekanan khusus akan diberikan pada penyebarannya di kalangan pemuda agar generasi mendatang dapat menyadari prestasi masa lalu Mithilanchal. Samiti berencana untuk mempromosikan lagu-lagu rakyat dan seni rakyat serta mendorong seniman muda dari wilayah tersebut.
Aktivitas khusus apa yang direncanakan oleh Samiti untuk membangkitkan kembali budaya Mithila? Samiti telah memutuskan untuk mengorganisir “Jagran Yatra” selama sebulan di tingkat distrik dari 15 Mei hingga 14 Juni dengan tujuan membangunkan orang-orang Mithila dan membuat mereka menyadari budaya kaya mereka. Mereka akan diingatkan tentang lagu-lagu Maithili lama yang dinyanyikan pada berbagai kesempatan, termasuk “Mudan”, “Yagyopavit”, “Chumaon”, pernikahan, dan berbagai festival. Selain itu, program menarik “Sangeet Sandhya” akan diorganisir setiap bulan. Selain itu, pemuda dan wanita Mithila akan diberikan pelatihan dalam menyanyi tradisional, tarian, drama, dan lukisan di gedung baru Samiti di Rajendra Nagar, Patna. Pameran artefak Mithila juga diorganisir secara teratur dari waktu ke waktu di berbagai bagian negara bagian untuk mengenalkan orang dengan seni rakyat Mithila.
Berapakah jumlah penduduk penutur bahasa Maithili di Bihar? Meskipun jumlah penduduk penutur bahasa Maithili di negara bagian tersebut diyakini lebih dari tiga crore, sensus tahun 2011 mencatat jumlahnya hanya 1,09 crore. Ini terutama karena kebanyakan orang dari wilayah Mithila mencatat bahasa ibunya sebagai Hindi bukan Maithili. Samiti akan mengajak semua orang penutur bahasa Maithili untuk mencatat Maithili sebagai bahasa ibu mereka dalam sensus nasional yang kemungkinan akan segera dimulai.






