Beranda Perang AS dan Iran sinyal pembicaraan gencatan senjata baru di Islamabad saat gencatan...

AS dan Iran sinyal pembicaraan gencatan senjata baru di Islamabad saat gencatan senjata mendekati akhir

33
0

Islamabad (AP) – Amerika Serikat dan Iran telah menyatakan bahwa mereka akan mengadakan putaran baru pembicaraan gencatan senjata di Pakistan, kata dua pejabat regional pada hari Selasa, sementara pemimpin dari kedua belah pihak memperingatkan bahwa mereka siap untuk lebih banyak pertempuran jika gencatan senjata dua minggu yang rapuh berakhir tanpa kesepakatan. Baik AS maupun Iran belum secara publik mengkonfirmasi jadwal pembicaraan di Islamabad, dengan televisi negara Iran menyangkal bahwa ada pejabat yang sudah berada di ibu kota Pakistan. Para mediator yang dipimpin oleh Pakistan menerima konfirmasi bahwa para negosiator teratas, Wakil Presiden AS JD Vance dan ketua parlemen Iran Mohammad Bagher Qalibaf, akan tiba di Islamabad pada Rabu dini hari untuk memimpin tim mereka dalam pembicaraan, kata pejabat regional kepada The Associated Press. Pejabat-pejabat tersebut berbicara dengan anonimitas karena mereka tidak diizinkan untuk memberi informasi kepada para wartawan. Gencatan senjata yang dimulai pada tanggal 8 April dijadwalkan akan berakhir pada Rabu. Kedua belah pihak tetap teguh secara retorika. Presiden AS Donald Trump telah memperingatkan bahwa “banyak bom” akan “mulai meledak” jika tidak ada kesepakatan sebelum batas waktu gencatan senjata, dan negosiator utama Iran mengatakan bahwa Tehran memiliki “kartu-kartu baru di medan perang” yang belum diungkapkan. Gencatan senjata nampaknya kemungkinan akan diperpanjang jika pembicaraan dilanjutkan. Pejabat Gedung Putih telah mengatakan bahwa Vance akan memimpin delegasi Amerika, tetapi Iran belum mengatakan siapa yang mungkin mereka kirim. Televisi negara Iran pada hari Selasa menyiarkan pesan yang mengatakan bahwa “tidak ada delegasi dari Iran yang sudah mengunjungi Islamabad” sampai saat ini. Televisi negara Iran sudah lama dikendalikan oleh golongan keras di dalam teokrasi Iran. Peringatan di layar tersebut kemungkinan mencerminkan perdebatan internal yang sedang berlangsung di dalam teokrasi Iran ketika mereka mempertimbangkan bagaimana cara merespons penangkapan kapal peti kemas Iran oleh Angkatan Laut AS akhir pekan lalu.