Beranda Budaya Fotografer Majalah Life Ini Memotret Gambar yang Menentukan Budaya

Fotografer Majalah Life Ini Memotret Gambar yang Menentukan Budaya

29
0

Seorang fotografer terkenal, Co Rentmeester, baru-baru ini memiliki retrospektif besar pertamanya di kota tempat dia lahir, Amsterdam. Pria berusia 89 tahun tersebut menghadiri pameran di Foam Fotografiemuseum. Sebuah buku dengan judul yang sama, ‘Co Rentmeester: Menyaksikan Hidup’, juga telah dirilis.

‘Penyaksikan Hidup’ menampilkan kemampuan luar biasa Rentmeester dalam bergerak dengan lancar di berbagai genre, demikian bunyi rilis pers. Pameran tersebut termasuk gambar-gambar awalnya dari kerusuhan Watts pada tahun 1965 dan Vietnam, serta fotonya yang memenangkan penghargaan dari perenang Olimpiade Mark Spitz dan karyanya yang ikonik untuk sebuah perusahaan tembakau ternama.

Rentmeester pertama kali dikenal bukan melalui fotografi, tetapi melalui olahraga – berkompetisi sebagai seorang perenang Olimpiade untuk Belanda pada tahun 1960. Setelah pindah ke Amerika Serikat, ia belajar fotografi di Art Center College of Design di Los Angeles dan mulai bekerja sebagai fotografer lepas untuk majalah Life. Pada tahun 1966, ia bergabung dengan staf majalah tersebut.

Karirnya sempat terhenti pada tahun 1967 ketika ia terluka oleh seorang penembak runduk saat meliput Perang Vietnam, setelah itu ia kembali ke Amerika Serikat. Setelah transisi Life dari format mingguan pada tahun 1972, ia terus bekerja untuk publikasi seperti National Geographic, The New York Times Magazine, dan Sports Illustrated, sambil juga menjadi fotografer komersial terkemuka.

‘Co Rentmeester: Menyaksikan Hidup’ diterbitkan oleh Lannoo dan tersedia di semua toko buku terkemuka.