Seoul, 2026 – Duta Rwanda untuk Korea, Bakuramutsa Nkubito, mengatakan bahwa Africa Day Seoul 2026 akan memperkuat hubungan antara Korea, Afrika, dan Global Selatan yang lebih luas melalui pertukaran budaya. Acara ini akan merayakan persatuan dan persahabatan Afrika dengan Korea melalui pertukaran budaya, serta mempromosikan kerjasama antara Afrika, Korea Selatan, dan Global Selatan yang lebih luas.
Hari ini memperingati berdirinya Organisasi Persatuan Afrika – sekarang Uni Afrika – pada tahun 1963, yang merayakan pembebasan, persatuan, dan warisan budaya Afrika. Perayaan Africa Day tahun ini di Seoul, bersama-sama diprakarsai oleh Kelompok Duta Afrika, Yayasan Korea-Afrika, dan The Korea Herald, akan menampilkan pertunjukan budaya, pameran busana Korea-Afrika, acara jaringan, dan keterlibatan diplomatik tingkat tinggi di Grand Hyatt Seoul.
Sebelum perayaan dimulai, Nkubito menggambarkan Africa Day sebagai platform “dimana budaya Korea akan bertemu dengan budaya Afrika melalui musik, mode, dan kolaborasi kreatif.” Dia menekankan bahwa Africa Day merupakan salah satu platform yang paling terlihat menghubungkan Korea dengan Afrika dan Global Selatan yang lebih luas.
Nkubito menyebutkan bahwa sektor fashion dan tekstil Afrika saat ini merupakan salah satu yang paling berkembang pesat, saat ini bernilai sekitar $39 miliar dan diproyeksikan akan mencapai hampir $50 miliar pada tahun 2030.
Dia berharap kerjasama antara Korea dan Afrika akan semakin kuat, mengingat populasi Afrika yang lebih dari 1,4 miliar orang, urbanisasi yang cepat, dan peluang-peluang yang semakin tumbuh di bidang infrastruktur, energi, inovasi, dan teknologi.
Nkubito juga menyatakan bahwa Africa Day memungkinkan negara-negara Afrika di Korea untuk mempresentasikan benua tersebut sebagai “benua yang penuh keragaman, peluang, kreativitas, dan pentingnya strategis.”
Mengapa Hari ini istimewa tahun ini, Nkubito mengatakan bahwa Africa Day 2026 datang pada saat yang kritis saat Afrika semakin memposisikan diri sebagai pusat masa depan bagi inovasi, energi terbarukan, transformasi digital, dan pertumbuhan ekonomi global.
Edisi tahun ini mencerminkan kedewasaan hubungan Afrika-Korea, di mana kerjasama semakin meluas ke luar diplomasi tradisional menjadi budaya, inovasi, keterlibatan pemuda, dan kemitraan sektor swasta.





