Beranda Olahraga Tradisional Michael Carrick akan menjadi manajer, Man Utd memperingatkan tentang Solskjaer

Michael Carrick akan menjadi manajer, Man Utd memperingatkan tentang Solskjaer

37
0

JAKARTA – Manchester United akhirnya mencapai kesepakatan dengan manajer sementara Michael Carrick. Dia akan mendapatkan kontrak permanen yang berarti dia akan diangkat sebagai manajer penuh saat memasuki kompetisi musik baru. Hanya saja, klub mengingatkan bahwa kegagalan Ole Gunnar Solskjaer tidak akan terulang.

Carrick berhasil membawa Man Utd kembali ke jalur kemenangan. Begitu ditunjuk sebagai manajer sementara pada Januari 2026 menggantikan Ruben Amorim yang dipecat, dia segera membawa Man Utd ke puncak. Sebelumnya, Man Utd selalu berada di luar zona Liga Champions atau paling baik di peringkat keenam ketika Amorim dipecat.

Setelah Carrick kembali sebagai manajer sementara untuk kedua kalinya, mantan gelandang Setan Merah di era manajer legendaris Sir Alex Ferguson mencapai prestasi yang mengesankan. Bruno Fernandes dkk membawa mereka meraih 10 kemenangan dan hanya kalah dua kali dari 15 pertandingan di Liga Premier Inggris.

Carrick tidak hanya membawa Man Utd ke peringkat ketiga dan kembali ke Liga Champions musim depan, tetapi dia mampu mengembalikan kepercayaan para pemain.

Mereka terlihat sebagai tim dengan mental juara seperti yang ditunjukkan oleh Fernandes, Casemiro, Mateus Cunha hingga Kobbie Mainoo yang akhirnya bersedia memperpanjang kontraknya di Man Utd.

Bahkan Benjamin Sesko yang pernah tidak produktif telah menunjukkan ketajamannya. Sementara itu, para penggemar berharap klub akan memperpanjang kontrak Casemiro untuk satu tahun lagi.

Penampilan memuaskan Carrick telah membuat klub mendesak untuk memberinya kontrak permanen. Namun, Man Utd tidak buru-buru mengangkat pria berusia 44 tahun ini sebagai manajer permanen.

Tidak heran bahwa sejumlah nama untuk menjadi manajer Man Utd masih beredar. Mulai dari manajer Bournemouth Andoni Iraola yang bersaing dengan Unai Emery yang berhasil mengelola Aston Villa.

Selain itu, ada manajer Fulham Marco Silva dan akhirnya Luis Enrique yang membawa Paris Saint-Germain meraih gelar Liga Champions 2025 sebagai calon.

Man Utd tidak ingin mengulangi kegagalan Solskjaer yang memberikan harapan ketika dia menjadi manajer sementara pada 2018. Penampilan impresif dan keberhasilan Man Utd memenangkan lima pertandingan pertamanya membuat manajemen ingin memberikan kontrak permanen.

Apalagi, seperti Carrick, dia juga menjadi Manajer Bulan pada Januari 2019 sehingga klub lebih yakin untuk menandatanganinya.

Namun, setelah mendapatkan kontrak sebagai manajer penuh waktu, penampilan Man Utd justru menurun. Solskjaer hanya mampu membawa tim finis sebagai runner-up dalam Liga Europa 2021 setelah kalah secara dramatis dari Villarreal. Solskjaer kemudian dipecat tanpa pernah memenangkan trofi.

Meskipun terselubungi oleh kegagalan Solskjaer, menurut The Sun, pejabat klub akhirnya setuju untuk memberikan Carrick kontrak permanen.

Selain itu, mantan manajer Middlesbrough mendapat dukungan dari pemain, penggemar, dan mantan pemain Man Utd. Agen Carrick juga beberapa kali terlihat di markas klub untuk bertemu dengan dewan direksi.

Saat ini, kedua belah pihak sedang menyelesaikan kontrak draft. Menurut rencana, Carrick memiliki kontrak dua tahun dengan opsi tambahan 12 bulan. Carrick sendiri mengakui bahwa dia puas bukan karena akan menerima kontrak permanen tetapi bisa membawa Man Utd kembali ke Liga Champions.

“Kami telah mengambil langkah besar dan menyenangkan bahwa akhirnya kami kembali ke Liga Champions. Kami puas dengan pencapaian ini,” kata Carrick.