Leidos Mengumumkan telah menerima kontrak senilai $2,7 miliar dari Angkatan Darat Amerika Serikat untuk memajukan program senjata hipersonik dari tahap prototipe menjadi produksi. Kontrak ini menggabungkan program Thermal Protection Shield dan Common Hypersonic Glide Body dalam upaya untuk mempercepat pengembangan dan percepatan jadwal implementasi.
Menurut Leidos, program bersatu ini dimaksudkan untuk mendukung inisiatif reformasi akuisisi Angkatan Darat dan meningkatkan efisiensi produksi untuk sistem senjata hipersonik. Perusahaan tersebut mengatakan integrasi kedua program tersebut dirancang untuk mengurangi jadwal manufaktur dan memperkuat pasokan komponen kritis untuk kebutuhan operasional.
Leidos menyatakan bahwa mereka akan menerapkan pengalaman mereka dalam sistem bimbingan, teknologi sensor, dan integrasi amunisi presisi untuk mendukung program ini. Perusahaan mengatakan bahwa pekerjaan ini dimaksudkan untuk membantu memajukan kemampuan hipersonik AS dan memperkuat upaya pertahanan udara dan rudal terintegrasi.
Cindy Gruensfelder, presiden Leidos Defense, mengatakan, “Kontrak ini merupakan langkah maju besar dalam memberikan kemampuan hipersonik kepada prajurit dengan cepat.”
“Tim kami berkomitmen untuk mendukung Angkatan Darat dan Angkatan Laut dalam memproduksi kemampuan operasional penting ini,” tambah Gruensfelder.
Perusahaan menyatakan bahwa kontrak gabungan tersebut dimaksudkan untuk memindahkan kedua program ke fase siap produksi dalam mendukung inisiatif Departemen Perang. Leidos telah bertugas sebagai kontraktor utama untuk program Thermal Protection Shield sejak 2021 dan untuk program Common Hypersonic Glide Body sejak 2019.
Menurut perusahaan, kontrak ini juga sejalan dengan strategi korporat Leidos NorthStar 2030, yang fokus pada inovasi teknologi dan kemampuan pertahanan. Leidos mengatakan bahwa program ini mendukung upaya lebih luas mereka untuk mengembangkan teknologi hipersonik dan serangan presisi canggih untuk operasi militer masa depan.
Perusahaan menambahkan bahwa percepatan produksi senjata hipersonik dimaksudkan untuk mendukung kebutuhan operasional saat ini dan masa depan baik untuk Angkatan Darat AS maupun Angkatan Laut Amerika Serikat. Leidos menyatakan bahwa program ini merupakan bagian dari dorongan lebih luas untuk memperkuat kemampuan keamanan nasional melalui pengembangan senjata canggih.




