Beranda Olahraga Tradisional Cunha Mengatakan Carrick Membawa Kembali Keajaiban Era Sir Alex Ferguson di Manchester...

Cunha Mengatakan Carrick Membawa Kembali Keajaiban Era Sir Alex Ferguson di Manchester United

54
0

JAKARTA – Matheus Cunha percaya bahwa Michael Carrick layak tetap menjadi manajer Manchester United secara permanen karena membawa kembali beberapa keajaiban Sir Alex Ferguson ke Old Trafford. Mantan gelandang ditugaskan untuk menstabilkan tim dan membimbing Manchester United lolos ke Liga Champions setelah kepergian kontroversial Ruben Amorim pada Januari 2026.

Tugas itu tampak sulit, tetapi Carrick telah melampaui ekspektasi. Bahkan dia membawa Setan Merah meraih kemenangan dramatis 3-2 melawan rival Liverpool pada Minggu, 3 Mei 2026, yang memastikan kembali ke panggung sepak bola Eropa teratas dengan tiga pertandingan tersisa.

Ferguson sebenarnya hadir di pertandingan tersebut. Namun, dia dibawa ke rumah sakit sebelum pertandingan dimulai sebagai tindakan pencegahan setelah merasa tidak enak badan. Namun, Cunha melihat dampak dari manajer hebat itu selama pertunjukan bersemangat yang dipimpin oleh Carrick.

Ketika ditanya apakah dia ingin Carrick tetap menjadi manajer musim depan, pemain Brasil itu setuju dengan tegas.

“Iya, iya, jujur saja, saya pikir kita perlu mengatakannya. Saya tidak rasa itu ada di tanganku. Namun, apa yang sudah dia lakukan, dia yakin pada tim,” ujar Cunha.

“Lihat, saya pernah duduk di bangku cadangan dengan dia, tapi cara dia mengajarkan kepada semua orang itu benar-benar luar biasa. Saya pikir dia memiliki semacam keajaiban era Ferguson, hal-hal semacam itu.”

“Lalu dia datang dan membawanya kepada kami, mengajari kami bagaimana seharusnya. Iya, menjadi bagian dari segala yang dia lakukan adalah suatu kenikmatan. Tentu saya pikir dia pantas (menjadi manajer permanen),” kata Cunha.

Hubungan Carrick dengan Manchester United adalah kunci bagi mantan bos Middlesbrough untuk mendapatkan pekerjaan untuk sisa musim ini.

Klub ingin manajer yang tahu apa yang membuat sebuah tim berjalan lancar untuk menghindari masalah dalam adaptasi dan memberi waktu kepada Direktur Sepak Bola Jason Wilcox untuk melakukan pencarian menyeluruh pengganti jangka panjang Amorim. Carrick telah membuktikan bahwa dia bisa menjadi orang yang dicari Wilcox.

Melihat kualitas Carrick, Cunha mengatakan dia tahu bahwa Manchester United tidak boleh puas hanya dengan lolos ke Liga Champions.

Tim harus terus berjuang untuk meraih gelar yang berhasil diraih selama Carrick masih menjadi murid Ferguson.

“Ini adalah salah satu keistimewaan terbesar bagi saya untuk bermain untuk klub ini. Kami tahu tujuan untuk musim ini adalah berada di sana,” ujar Cunha.

“Saya pikir Liga Champions tanpa klub ini bukanlah turnamen yang sama. Klub ini tanpa Liga Champions bukanlah klub yang sama.”

“Menjadi bagian dari ini, menjadi salah satunya. Saat kami datang, saya pikir banyak keraguan tentang bagaimana klub ini akan kembali. Saya sangat senang menjadi bagian ini,” kata Cunha.

Sementara itu, sayangnya Manchester United akan kehilangan Casemiro, yang tidak akan merasakan bermain di Liga Champions bersama mereka.

Gelandang Brasil itu dijadwalkan meninggalkan Old Trafford pada akhir musim ketika kontraknya habis, tetapi Cunha bercanda bahwa dia tidak menyerah mencoba meyakinkan dia untuk bertahan.

“Memiliki orang ini di ruang ganti adalah sebuah keistimewaan. Kami akan sangat merindukannya. Pada akhirnya kami tidak tahu bagaimana kontraknya akan berlanjut dan tentu saja semua orang berharap ada sedikit perpanjangan!” ujarnya.

“Tentu saja, tentu saja. Saya tahu itu lebih sulit dari yang kita bicarakan, tapi, ya, pada akhirnya, kita tidak pernah tahu, bukan? Mari mulai,” katanya.