JAKARTA – Liverpool kalah karena gol Amine Adli di menit terakhir. Dalam duel English Premier League melawan Bournemouth di Stadion Vitality, Minggu, 25 Januari 2026 WIB, Liverpool terpaksa menyerah 3-2.
Liverpool gagal menunjukkan performa terbaik mereka saat berkunjung ke markas Bournemouth. Mereka memiliki awal yang buruk dan langsung tertinggal dua gol dalam kurang dari 35 menit.
Untungnya, Liverpool masih bisa menyamakan kedudukan. Namun, keterlambatan di injury time membuat gol dari Allison yang berakhir dengan kekalahan.
Ini adalah kekalahan pertama Liverpool dalam kompetisi domestik sejak November 2025. Saat itu, The Reds harus mengakui keunggulan Nottingham Forest 3-0. Sejak saat itu, tim Arne Slot tidak pernah kalah dalam 10 pertandingan terakhir. Hanya saja, mereka sering bermain imbang. Liverpool sudah enam kali bermain imbang sehingga mereka kehilangan kesempatan untuk menjaga jarak dengan Arsenal dan Manchester City.
Tidak sampai di situ, kekalahan dari Bournemouth membuat Liverpool terancam keluar dari zona Liga Champions. Saat ini, juara bertahan memiliki 36 poin. Sama dengan Manchester United yang kalah dalam selisih gol sehingga Liverpool masih bertahan di posisi keempat. Namun, jika Man Utd mampu mencuri poin di Emirates ketika menghadapi Arsenal dalam pertandingan besar Premier League, maka Liverpool pasti akan terlempar dari empat besar.
Tidak hanya Man Utd, namun Chelsea yang berada di peringkat keenam juga harus waspada terhadap The Pool. Alasannya, Chelsea hanya tertinggal dua poin sehingga mereka membutuhkan kemenangan ketika menghadapi tuan rumah Crystal Palace dalam London Derby untuk menggeser posisi Liverpool.
Sementara itu, Bournemouth sendiri meraih manfaat dengan tambahan tiga poin karena berhasil meningkatkan posisinya. Sekarang, tim Andoni Iraola berhasil menjauh dari zona degradasi dan naik ke peringkat ke-13 dengan 30 poin. Sama dengan Brighton and Hove Albion, namun The Cherries kalah dalam selisih gol.
Dalam pertandingan, Liverpool, yang kembali diperkuat oleh Mohamed Salah, sebenarnya tampil dengan keyakinan yang kuat. Kemenangan 3-0 atas Marseille di Liga Champions menjadi modal kuat untuk menghadapi Bournemouth.
Bahkan mereka mampu mendominasi pertandingan dengan menciptakan sejumlah peluang. Pertanyaannya adalah, Bournemouth yang ditinggalkan Antoine Semenyo yang pindah ke Man City bermain lebih efektif dan efisien.
Terbukti, tuan rumah berhasil menembus gawang Alisson melalui Evanilson pada menit ke-26. Gol itu bermula dari kesalahan kapten Virgil van Dijk yang mengira bola merupakan umpan dari bek Bournemouth Marco Senesi telah melewati garis. Namun, Alex Scott mampu mengontrol bola dan belum melewati garis sehingga dia bisa memberikan umpan kepada Evanilson. Tanpa kesulitan dia yang tidak dijaga melepaskan tembakan keras yang menjebol gawang Liverpool.
Unggul 1-0, Bournemouth tetap bermain dengan tenang dan efisien. Di sisi lain, Liverpool mencoba untuk memberikan tekanan. Namun, Liverpool harus kehilangan bek tengah Joe Gomez yang cedera.
Dalam posisi bermain 10 orang karena Wataru Endo yang menggantikan Gomez masih menunggu perintah untuk masuk lapangan, Bournemouth berhasil memanfaatkan situasi tersebut untuk menambah gol.
Bermain dengan cerdas dan efisien saat Alex Jimenez menerima umpan terobosan dan kemudian membawa bola. Bek Milos Kerkez ternyata tertinggal dalam sprint sehingga dia gagal mengendalikan Jimenez yang melepaskan tembakan ke sudut kanan gawang tanpa terjangkau oleh Alisson.
Liverpool menolak untuk menyerah meskipun tertinggal 2-0. Mereka mencoba memberikan tekanan pada pertahanan tim tuan rumah. Upaya Liverpool akhirnya membuahkan hasil menjelang akhir babak pertama.
van Dijk membayar kesalahannya dengan memecah kebuntuan ketika menerima tendangan penjuru dari Dominik Szoboszlai. Sundulannya berhasil menjebol gawang Bournemouth dan mengubah skor menjadi 2-1.
Gol itu seperti meningkatkan adrenalin para pemain Liverpool. Di babak kedua, mereka bermain lebih agresif dan menunjukkan dominasi mereka. Namun, Liverpool harus menunggu hingga babak kedua atau menjelang akhir pertandingan untuk menyamakan skor.
Kali ini Szoboszlai berhasil membongkar gawang Bournemouth pada menit ke-80. Melalui kerjasama dengan Cody Gakpo ketika dia mendapat tendangan bebas di luar kotak penalti, Szoboszlai berhasil mengalahkan kiper Djordje Petrovic yang terlambat menjangkau bola. Gol pada menit ke-80 mengubah skor menjadi 2-2.
Setelah gol tersebut, Liverpool benar-benar mendominasi permainan dan hampir membalikkan keadaan ketika kiper Petrovic melakukan penyelamatan brilian yang menggagalkan peluang dari Florian Wirtz.
Saat pertandingan diharapkan berakhir imbang, Adli membuat kejutan dengan membobol gawang Liverpool pada menit 90+5. Dimulai dari umpan panjang yang menciptakan kekacauan di depan gawang Liverpool, Adli berhasil melaksanakannya dan membawa Bournemouth mengakhiri pertandingan dengan skor 3-2.






