Beranda Dunia Pemain Piala Dunia bisa mendapat kartu merah karena menutup mulut saat menghadapi...

Pemain Piala Dunia bisa mendapat kartu merah karena menutup mulut saat menghadapi lawan

46
0

VANCOUVER, British Columbia – Komite Asosiasi Sepak Bola Internasional menyetujui aturan baru yang akan menghukum pemain dengan kartu merah jika mereka menutup mulut mereka saat berkonfrontasi verbal dengan pemain lain.

Aturan itu disetujui secara bulat oleh IFAB dalam pertemuan yang digelar Selasa di Vancouver, British Columbia. Langkah ini akan diberlakukan di Piala Dunia musim panas ini, dimulai pada 11 Juni.

FIFA mengusulkan aturan tersebut setelah Vinícius Júnior dari Real Madrid menuduh Gianluca Prestianni dari Benfica melakukan umpatan yang berbau rasial sambil menutup mulutnya selama pertandingan Liga Champions pada Februari.

Minggu lalu, UEFA memberikan Prestianni larangan bermain enam pertandingan atas penyalahgunaan kata-kata tersebut, yang dikatakan bersifat homofobik. Jika Prestianni terpilih untuk skuad Piala Dunia Argentina, ia bisa harus absen dalam dua pertandingan pertama juara bertahan ini musim panas, meskipun larangan bisa diajukan banding.

“Menurut kebijaksanaan penyelenggara kompetisi, setiap pemain yang menutup mulut mereka dalam situasi konfrontasional dengan lawan dapat dikenai sanksi dengan kartu merah,” demikian diumumkan oleh IFAB.

Organisasi yang menetapkan aturan untuk sepak bola internasional tersebut juga mengumumkan bahwa setiap pemain yang meninggalkan lapangan untuk memprotes keputusan wasit dapat dikenai sanksi dengan kartu merah. Aturan ini juga berlaku untuk pejabat tim yang mendorong pemain untuk meninggalkan lapangan.

IFAB mengatakan bahwa amendemen tersebut akan disampaikan kepada semua 48 tim yang bermain di Piala Dunia, yang diselenggarakan oleh Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Hak cipta 2026 NPR