Beranda Perang Keputusan Perang Iran DOD dan Miliaran Pengeluaran Menuntut Transparansi dan Akuntabilitas

Keputusan Perang Iran DOD dan Miliaran Pengeluaran Menuntut Transparansi dan Akuntabilitas

41
0

DOD KEPUTUSAN PERANG IRAN DAN MILIARAN PENGELUARAN MENUNTUT TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS

Press Release | 27 April 2026

Informasi diminta tentang bagaimana keputusan penargetan dibuat dalam perang Iran, dan apakah mereka mengikuti hukum Amerika Serikat, aturan militer, dan hukum konflik bersenjata.

WASHINGTON, D.C.—Democracy Defenders Fund (DDF) hari ini mengajukan permintaan Undang-Undang Kebebasan Informasi untuk catatan terkait keputusan penargetan ilegal yang mungkin diambil selama Perang Iran dan secara terpisah meminta Kantor Inspektur Jenderal Departemen Pertahanan untuk menyelidiki pelanggaran potensial terhadap kebijakan Departemen Pertahanan terkait keputusan-keputusan ini.

Permintaan ini dikirim setelah Presiden Trump dan Sekretaris Departemen Pertahanan Pete Hegseth mengancam akan membom Iran “kembali ke Zaman Batu”. Hukum internasional konflik bersenjata dan kebijakan Departemen sendiri melarang ancaman yang ditujukan untuk menakut-nakuti populasi sipil negara lain. DDF kini berusaha mengungkap latar belakang di balik ancaman-ancaman ini dan kesediaan Departemen untuk melaksanakannya jika Iran tidak mematuhi tuntutan Presiden untuk membuka kembali Selat Hormuz.

FOIA meminta rilis memorandum, analisis hukum, atau komunikasi internal yang digunakan untuk membenarkan keputusan terkait penargetan infrastruktur sipil atau target “penggunaan ganda” selama perang Iran. Surat DDF ke OIG Departemen menimbulkan kekhawatiran tentang apakah keputusan Departemen untuk menargetkan infrastruktur ini mungkin telah melanggar hukum konflik bersenjata, Buku Pedoman Hukum Perang Departemen Pertahanan, atau kebijakan Departemen yang telah ditetapkan yang mengatur konflik bersenjata. Pengajuan ini mengikuti kekhawatiran yang lebih luas tentang dasar hukum untuk konflik tersebut.

“Publik berhak untuk mengetahui bagaimana keputusan penargetan dibuat, justifikasi hukum apa yang digunakan, dan apakah tindakan-tindakan itu sesuai dengan hukum Amerika Serikat dan internasional,” kata Virginia Canter, penasihat utama dan direktur etika dan anti-korupsi di Democracy Defenders Fund. “Informasi yang diminta dan penyelidikan diperlukan untuk memastikan akuntabilitas dan menentukan apakah prosedur yang tepat dan standar hukum diikuti dalam pelaksanaan operasi militer.”

Democracy Defenders Fund menyatukan tim nonpartisan untuk bekerja dengan sekutu nasional, negara, dan lokal di seluruh negeri untuk membela dalam waktu nyata dasar-dasar demokrasi kita.