Beranda Olahraga Tradisional Tersingkir di Coppa Italia, AC Milan Berfokus pada Liga

Tersingkir di Coppa Italia, AC Milan Berfokus pada Liga

25
0

JAKARTA – AC Milan gagal melanjutkan perjalanan mereka di Coppa Italia setelah dieliminasi oleh Lazio. Pelatih Massimiliano Allegri mengatakan Milan kini fokus pada liga dan menghadapi persaingan sengit dengan juara bertahan Napoli.

Allegri mengakui bahwa dia kecewa karena Milan tidak bisa mempertahankan performa mereka melawan Lazio dua kali berturut-turut. Saat bertemu di Serie A Italia di San Siro, markas mereka sendiri, akhir pekan lalu, Milan berhasil mengalahkan rival mereka dengan skor tipis 1-0.

Milan berhasil meraih tiga poin setelah peluang penalti Lazio di injury time kontroversial dibatalkan oleh wasit yang hanya memberikan tendangan bebas untuk pelanggaran lain.

Kemenangan atas Lazio membawa Milan ke puncak klasemen dengan mengantongi 28 poin sama dengan Napoli, namun Milan unggul dalam selisih gol.

Setelah menang di kandang, Rafael Leao dkk kemudian mengunjungi markas Lazio. Kali ini mereka memainkan pertandingan di babak 16 besar Coppa Italia. Hasilnya, Lazio berhasil melunasi dendam mereka dan mengalahkan Rossoneri 1-0 untuk maju ke perempat final.

Allegri menyatakan bahwa kegagalan tersebut bukan langkah mundur meskipun musim lalu Milan mampu mencapai final Coppa Italia. Hanya saja Milan harus mengakui keunggulan Bologna 1-0 dalam pertandingan puncak.

“Tidak sepenuhnya [langkah mundur]. Tentu kami kecewa tersingkir di babak gugur. Tapi kami harus fokus pada masa depan,” kata Allegri seperti dikutip dari Football Italia.

Ya, Allegri memastikan Milan sudah langsung beralih fokus di liga. Apalagi, mereka menghadapi persaingan ketat dengan Napoli.

Saat menyelesaikan pekan ke-13, kedua tim memiliki jumlah poin yang sama. Milan tidak hanya mempertimbangkan Napoli tetapi juga Inter Milan dan AS Roma yang hanya terpaut satu poin.

Allegri juga membidik tiga poin saat Milan menghadapi Torino dalam pertandingan mereka berikutnya di Serie A. Meskipun tidak mudah karena Milan memiliki catatan buruk ketika bertemu Torino dalam beberapa musim terakhir, mereka harus mengalahkan tuan rumah.

“Kami akan memainkan dua pertandingan Serie A sebelum bermain di Supercoppa Italiana,” kata Allegri.

“Masalahnya selama 12 tahun terakhir adalah berapa kali Milan mengalahkan Torino dalam pertandingan tandang? Hanya sekali, saat Covid dan tim bermain di tempat tertutup. Jadi, sekarang kami fokus untuk meraih tiga poin dalam pertandingan ini,” kata Allegri sambil tersenyum.

Menyikapi kekalahan timnya melawan Lazio, Allegri mengakui bahwa mereka mengalami kesulitan dibandingkan dengan pertandingan sebelumnya.

Menurutnya, perjalanan tersebut ketat dan tim yang membuka kebuntuan akan menang. Lazio, yang akhirnya berhasil setelah kepala Mattia Zaccagni, menyambut sebuah sudut. Dan terbukti setelah gol Zaccagni, tidak ada gol lain yang tercipta dari kedua tim.

“Pertandingannya ketat dan siapa pun yang membuka kebuntuan akan memenangkannya. Dan kami gagal memanfaatkan peluang yang ada. Lazio berhasil menang karena kami menghadapi lebih banyak kesulitan daripada pertandingan sebelumnya,” kata mantan pelatih Juventus, memberikan analisis tentang pertandingan.